Pengadaan Jasa Konsultan Improvement Management Skills in Potential and Mitigation the Risk
07 Juli 2025,
Lowongan
Yayasan Spiritia sebagai salah satu Principal Recipient yang mendapatkan dukungan pendanaan dari The Global Fund di tahun 2022-2023, memiliki tanggung jawab sosial untuk turut serta dalam usaha-usaha penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS di Indonesia. Dalam program ini, Yayasan Spiritia akan bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan penjangkauan populasi kunci LSL, Waria dan Penasun di 159 kabupaten/kota serta dukungan psikologis dan sosial untuk ODHA di 262 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi.
Dengan prevalensi HIV sebesar 0,26% diantara orang yang berusia diatas 15 tahun, epidemi HIV di Indonesia adalah terkonsentrasi di antara populasi kunci di sebagian besar provinsi. Pengecualian untuk 2 provinsi di Tanah Papua, dimana prevalensi populasi umum 1,8%. Perkiraan Asian Epidemic Model (AEM) terbaru menunjukkan bahwa ada 545.188 ODHA di Indonesia pada 2019 – 527.912 orang dewasa dan 17.276 anak-anak. Diperkirakan ada 31.817 infeksi HIV baru di negara ini pada 2019 – 28.771 di antara orang dewasa dan 3.046 di antara anak-anak. Kecuali pada kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL), jumlah tahunan infeksi HIV dewasa baru telah menurun di semua sub-kelompok populasi utama. Estimasi populasi kunci yang dilakukan pada tahun 2019 dan diperbarui pada Mei – Juni 2020 diperkirakan juga berkontribusi pada pengurangan jumlah infeksi baru tahunan.
Untuk melaksanakan Program di atas sesuai dengan tujuan dan kebijakan Spiritia agar dilaksanakan secara transparan dan akuntable, Mitigasi risiko diperlukan untuk mengurangi ketidakpastian dalam menjalankan dan mencapai tujuan program. Untuk itu diperlukan SDM yang memahami risiko, menggunakan suatu alat (tool) guna melakukan mitigasi risiko dan melakukan evaluasi serta menindaklanjuti hasilnya. Alat tersebut harus implementative, dapat digunakan oleh mitra kerja di lapangan. Terkait hal diatas diperlukan pelatihan mitigasi risiko bagi manajemen PR, SR, IU, dan SSR yang bekerja di 34 Provinsi guna menunjang keberhasilan pelaksanaan program ini.
Calon konsultan yang berminat diminta untuk mengirimkan aplikasi elektronik ke:
[email protected] dengan tembusan ke:
[email protected] ,
[email protected] dan
[email protected] selambat-lambatnya pada hari Selasa tanggal 23 Mei 2023 pukul 17:00 UTC + 07:00 dengan mencantumkan pada subjek email “Konsultan Mitigasi Risiko 2023”.
Calon konsultan diminta untuk mengirimkan aplikasinya beserta dokumen berikut:
o CV terkini (tim konsultan)
o KTP dan NPWP (salinan)
o Portofolio hasil kerja yang relevan
Kerangka acuan konsultan ini bisa diunduh di bawah ini:
Unduh Pengumuman