[email protected] | (021) 2123-0242, (021) 2123-0243
Ikuti kami | Bahasa

Detail Informasi

ELVITEGRAVIR

23 September 2013 Terapi Antiretroviral

Apa Elvitegravir Itu?

Elvitegravir (EVG) adalah obat yang dipakai sebagai bagian dari terapi antiretroviral (ART). Obat ini dibuat oleh Gilead, dan dahulu diketahui sebagai GS- 9137.

Elvitegravir adalah obat kedua dalam golongan antiretroviral (ARV) yang disebut sebagai “integrase inhibitor”. Saat HIV menulari sebuah sel dalam tubuh manusia, DNA (kode genetik) HIV dipadukan dalam DNA sel induk – lihat Lembaran Informasi (LI) 106, langkah 5. Pemaduan ini dibantu oleh enzim integrase. Elvitegravir menghambat pekerjaan enzim ini, dengan akibat DNA HIV tidak dipadukan pada DNA sel induk. HIV menulari sel tersebut, tetapi tidak mampu menggandakan diri.

Tingkat elvitegravir dalam darah hanya cukup tinggi untuk jangka waktu yang cukup lama bila dipakai bersamaan dengan obat lain sebagai penguat. Saat ini elvitegravir hanya dipakai dalam kom- binasi dengan cobicistat sebagai penguat.

Siapa Sebaiknya Memakai Elvitegravir?

Elvitegravir tidak disetujui secara sendiri di AS sebagai ARV untuk orang terinfeksi HIV. Obat ini sudah disetujui pada 2012 sebagai satu kandungan dalam pil kombinasi tetap yang baru yang bernama Stribild. Stribild mengandung elvitegravir 150mg, cobicistat 150mg, emtricitabine 200mg dan tenofovir 300mg. Saat ini obat ini hanya disetujui untuk dipakai oleh pasien yang baru mulai ART, dan belum disetujui untuk yang pernah pakai ARV lain. Obat ini pertama diuji coba pada orang dewasa dengan HIV yang sudah menjadi resistan terhadap ARV lain.

Tidak ada pedoman tetap tentang kapan sebaiknya mulai memakai ART. Kita dan dokter harus mempertimbangkan jumlah CD4, viral load, gejala yang kita alami, dan sikap kita terhadap penggunaan ART. LI 404 memberi informasi lebih lanjut tentang pedoman penggunaan ART.

Bagaimana dengan Resistansi terhadap Obat?

Waktu HIV menggandakan diri, sebagian dari bibit HIV baru menjadi sedikit berbeda dengan aslinya. Jenis berbeda ini disebut mutan. Kebanyakan mutan langsung mati, tetapi beberapa di antaranya terus menggandakan diri, walaupun kita tetap memakai ART –mutan tersebut ternyata kebal terhadap obat. Jika ini terjadi, obat tidak bekerja lagi. Hal ini disebut sebagai ‘mengem- bangkan resistansi’ terhadap obat tersebut. Lihat LI 126 untuk informasi lebih lanjut tentang resistansi.

Elvitegravir menunjukkan kegiatan terhadap HIV yang sudah resistan terhadap beberapa ARV lain. Resistansi terhadap elvitegravir belum dipahami dengan baik. Kadang kala, jika virus kita mengembangkan resistansi terhadap satu macam obat, virus juga menjadi resistan terhadap ARV lain. Ini disebut ‘resistansi silang’ atau ‘cross resistance’ terhadap obat atau golongan obat lain. Karena elvitegravir adalah obat dalam golongan ARV yang baru, tampaknya hampir tidak ada resistansi silang terhadap ARV dari golongan yang lebih tua. Namun diperkirakan resistansi silang antara elvitegravir dan raltegravir (LI 465) dapat muncul, karena kedua obat ini dalam golongan yang sama.

Dengan penggunaan terapi kombinasi (tiga atau lebih ARV sekaligus), HIV bermutasi lebih pelan, sehingga HIV membutuhkan lebih lama untuk mengembangkan resistansi. Sangat penting memakai ARV sesuai dengan petunjuk dan jadwal, serta tidak melupakan atau mengurangi dosis.

Bagaimana Elvitegravir Dipakai?

Saat ini, elvitegravir belum disetujui untuk dipakai sendiri, atau hanya dengan cobicistat sebagai penguat. Obat ini hanya tersedia sebagai kandungan dalam Stribild. Elvitegravir juga pernah diteliti dengan takaran 85mg dan 150mg sekali sehari yang dikuatkan oleh ritonavir. Stribild dipakai sebagai tablet. Dosis umum untuk orang dewasa adalah satu tablet sekali sehari dengan makan. Bila dosis dilupakan, Stribild dapat dipakai sampai 12 jam terlambat. Bila lebih dari 12 jam, pakai dosis berikut sesuai jadwal biasa. Bila kita harus pakai obat antiasam, obat ini harus dipakai sedikitnya dua jam sebelum atau setelah Stribild.

Apa Efek Samping Elvitegravir?

Pada uji coba terhadap manusia, efek samping yang paling lazim pada orang yang memakai elvitegravir adalah diare, mual dan sakit kepala, disertai oleh infeksi saluran pernapasan atas dan bronkitis.

Bagaimana Elvitegravir Berinteraksi dengan Obat Lain?

Elvitegravir diuji coba untuk menen- tukan apakah ada interaksi dengan obat lain (lihat LI 407). Rifampisin, yang dipakai untuk mengobati TB (lihat LI 515) mengurangi tingkat elvitegravir dalam darah. Dosis elvitegravir yang lebih tinggi harus dipakai.

Karena elvitegravir hanya tersedia dalam kombinasi dengan emtricitabine dan tenofovir, kita harus memperhatikan interaksi antara obat ini dengan obat lain yang kita pakai. Lihat daftar interaksi dalam lembaran informasi untuk masing- masing obat ini

Elvitegravir belum diuji coba dengan semua obat, suplemen, vitamin atau jamu. Pastikan dokter tahu SEMUA obat, suplemen dan jamu yang kita pakai.

Garis Dasar

Elvitegravir adalah obat kedua dalam golongan ARV baru, yaitu integrase inhibitor. Obat ini tidak disetujui untuk dipakai sendiri, tetapi sebagai satu kandungan dalam pil kombinasi Stribild. Golongan obat ini menghambat pema- duan DNA HIV dengan DNA sel yang terinfeksi. Hal ini menghambat peng- gandaan HIV. Elvitegravir membantu mengendalikan HIV, kendati virus sudah resistan terhadap ARV lain.

 

Diperbarui 4 Desember 2013 berdasarkan FS 466 The AIDS InfoNet 23 September 2013 dan FS473 The AIDS InfoNet 23 September 2013

Diterbitkan oleh Yayasan Spiritia, Jl. Johar Baru Utara V No. 17, Jakarta 10560. Tel: (021) 422-5163/8 E-mail: [email protected].id Situs web: http://spiritia.or.id/

Semua informasi ini sekadar untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Sebelum melaksanakan suatu pengobatan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Seri Lembaran Informasi ini berdasarkan terbitan The AIDS InfoNet. Lihat http:// www.aidsinfonet.org