Lewati ke konten utama
[email protected] | (021) 2123-0242, (021) 2123-0243
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Kembali ke Blog
Blog 16 September 2026 14 kali dilihat

ITPC dan MMA Menyerukan Transparansi atas Perjanjian Lenacapavir antara Gilead dan PAHO

Cari Topik Serupa
ITPC dan MMA Menyerukan Transparansi atas Perjanjian Lenacapavir antara Gilead dan PAHO

ITPC dan MMA Menyerukan Transparansi atas Perjanjian Lenacapavir antara Gilead dan PAHO
Oleh: Medicine Equality Now!
Tanggal: 16 September 2026

 

ITPC Global dan kampanye Make Medicines Affordable (MMA) mencermati dengan serius pengumuman kesepakatan baru antara Pan American Health Organization (PAHO) dan Gilead Sciences. Kesepakatan ini bertujuan memfasilitasi akses terhadap lenacapavir—obat suntik yang diberikan dua kali setahun—untuk pencegahan HIV di Amerika Latin dan Karibia.
Kesepakatan ini sangat relevan bagi negara-negara seperti Argentina, Brasil, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Ekuador, El Salvador, Guatemala, Meksiko, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela, yang sebelumnya tidak tercakup dalam perjanjian lisensi sukarela Gilead untuk lenacapavir.
Membuka jalur pengadaan bagi negara-negara tersebut merupakan langkah penting. Namun, adanya jalur akses belum tentu berarti akses yang nyata.
“Kami terus mendesak adanya solusi bagi negara-negara yang tidak tercakup dalam lisensi sukarela Gilead. Kesepakatan ini mungkin membuka jalan, tetapi kita belum mengetahui hal yang paling mendasar: berapa harga yang harus dibayar negara-negara tersebut? Tanpa informasi mengenai harga, volume, dan jadwal pasokan, kita belum dapat menilai dampak kesepakatan ini terhadap akses obat.”
— Othoman Mellouk, Kepala Bidang Akses terhadap Obat-obatan dan Teknologi Kesehatan, ITPC Global
Pengumuman tersebut belum memuat informasi mengenai sejumlah unsur penting yang akan menentukan apakah lenacapavir benar-benar dapat diperkenalkan dan diperluas sebagai intervensi kesehatan masyarakat. Unsur-unsur tersebut mencakup harga, volume pengadaan, komitmen pasokan, dan jadwal pelaksanaan.


Oleh karena itu, ITPC mendesak PAHO dan Gilead untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai hal-hal berikut:
Berapa harga lenacapavir yang harus dibayar negara-negara melalui Dana Bergulir Regional PAHO? Apakah akan ada satu harga regional yang seragam, dan bagaimana keterjangkauan harga tersebut ditentukan?
Kapan negara-negara dapat mulai memesan, dan kapan pengiriman pertama akan dilakukan?
Berapa volume pasokan yang telah disepakati Gilead melalui mekanisme ini? Apakah jumlahnya memadai untuk mendukung perluasan program pada tingkat nasional?
Negara mana saja yang telah menyatakan minat atau mengajukan permintaan, dan berapa perkiraan volume pengadaannya?
Ketentuan apa saja yang melekat pada perjanjian ini, termasuk persyaratan volume, ketentuan kerahasiaan, atau pembatasan lainnya?
Bagaimana mekanisme ini dapat mendukung akses yang berkelanjutan, alih-alih menciptakan pasar terpisah dengan harga lebih tinggi bagi negara-negara berpenghasilan menengah yang tidak mendapat manfaat dari persaingan obat generik?
Bagaimana kaitan perjanjian ini dengan produksi lokal dan alih teknologi, khususnya di negara-negara seperti Brasil yang telah memiliki kapasitas manufaktur?


“Bagi negara-negara di Amerika Tengah, harga dan kepastian pasokan bukan sekadar hal teknis. Keduanya akan menentukan apakah lenacapavir benar-benar dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkannya. Pemerintah perlu mengetahui biaya, waktu pengadaan, dan jumlah pasokan yang tersedia agar dapat menyusun rencana serta anggaran untuk memperluas cakupan layanan secara bermakna. Jalur akses tanpa informasi tersebut membuat negara-negara tidak dapat merencanakan akses secara efektif.”
— Daniel Ambelis de León, Direktur Sementara ITPC-LATCA, Guatemala
Transparansi mengenai hal-hal tersebut sangat penting.
“Transparansi bukanlah bagian yang bersifat opsional dalam akses. Pemerintah dan masyarakat perlu mengetahui ketentuan penyediaan teknologi kesehatan esensial. Jika kesepakatan ini dimaksudkan untuk memungkinkan akses kesehatan masyarakat dalam skala besar, maka harga, komitmen pasokan, dan ketentuan pelaksanaannya harus diumumkan kepada publik.”
— Solange Baptiste, Direktur Eksekutif, ITPC Global
Lenacapavir berpotensi mengubah lanskap pencegahan HIV. Namun, dampaknya terhadap kesehatan masyarakat akan bergantung pada kemampuan pemerintah untuk membelinya dengan harga yang memungkinkan penerapan dalam skala luas, bukan hanya pada tersedianya saluran pengadaan.
Karena itu, mekanisme PAHO harus melengkapi—bukan menggantikan—upaya yang lebih luas untuk memperkuat persaingan obat generik. Hal ini termasuk pemanfaatan fleksibilitas TRIPS serta penanganan pengecualian negara-negara berpenghasilan menengah dari skema lisensi sukarela. Akses tidak boleh berarti menerima alternatif yang tidak transparan dan berpotensi lebih mahal dibandingkan obat generik yang tersedia melalui persaingan pasar di tempat lain.
“Bagi Brasil dan negara-negara lain di kawasan kami yang tidak tercakup dalam skema lisensi sukarela, persoalan utamanya tetap keterjangkauan harga. Kami membutuhkan akses dengan harga yang memungkinkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara luas. Pengadaan tingkat kawasan dapat menjadi bagian dari solusi, tetapi tidak boleh menggantikan persaingan obat generik, produksi lokal, dan alih teknologi yang bermakna.”
— Veriano Terto Jr., Wakil Presiden, Asosiasi Interdisipliner AIDS Brasil (ABIA)
ITPC dan Make Medicines Affordable mendesak PAHO dan Gilead untuk memublikasikan rincian mengenai harga, pasokan, volume, serta ketentuan pelaksanaan kesepakatan ini.


Komunitas, pemerintah, dan masyarakat yang berpotensi memperoleh manfaat dari lenacapavir perlu mengetahui bukan hanya bahwa terdapat jalur untuk mengakses obat tersebut, tetapi juga kapan obat akan tersedia, dalam jumlah berapa, dan dengan harga berapa.


Artikel asli: A pathway is not access: ITPC and MMA call for transparency on the Gilead–PAHO lenacapavir agreement
Tautan asli:
https://makemedicinesaffordable.org/a-pathway-is-not-access-itpc-and-mma-call-for-transparency-on-the-gilead-paho-lenacapavir-agreement/?utm_source=AVAC%20E_