Insiden HCV Menurun Saat Skotlandia Mendekati Target WHO
Oleh: European Medical Journal, 3 Nov 2025
Berdasarkan pemodelan terbaru yang menunjukkan penurunan tajam insiden HCV di antara pengguna narkoba suntik, Skotlandia semakin mendekati target eliminasi hepatitis C (HCV) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),
Dalam salah satu studi jangka panjang terbesar di bidang ini, para peneliti menganalisis data lebih dari 11.600 PWID dari lima putaran survei bio-perilaku nasional yang dilakukan antara 2013 dan 2023. Dengan menggunakan model statistik Bayesian untuk memperkirakan infeksi baru, analisis tersebut menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat infeksi HCV primer maupun reinfeksi.
Penurunan Tajam Insiden HCV Sejak 2015
Pada periode 2022–23, estimasi total insiden HCV di kalangan PWID adalah 3,4 infeksi baru per 100 orang-tahun, turun dari 7,0 per 100 orang-tahun pada 2015–16.
Ini merupakan penurunan sebesar 51%, terdiri dari:
Temuan tersebut menunjukkan bahwa Skotlandia hampir mencapai target eliminasi WHO, yaitu ≤2 infeksi baru per 100 orang-tahun. Hasil ini juga mencerminkan bahwa intervensi kesehatan masyarakat—terutama perluasan akses terapi antivirus kerja langsung (Direct Acting Antiviral/DAA)—telah memberikan dampak nyata pada tingkat populasi.
Dampak Perluasan Akses Pengobatan
Periode penelitian ini bertepatan dengan peluncuran besar-besaran terapi DAA di Skotlandia, sebuah terobosan yang telah merevolusi penanganan HCV melalui pengobatan oral yang:
Terapi DAA bekerja sangat efektif
Program harm reduction seperti layanan pertukaran jarum suntik dan terapi substitusi opioid (OST) memainkan peran penting dalam menjaga tingkat penularan tetap rendah
Namun, para peneliti menekankan bahwa cakupan pengobatan dan pencegahan yang konsisten tetap krusial untuk benar-benar mencapai dan mempertahankan target eliminasi WHO.
Menuju Eliminasi HCV
Secara keseluruhan, studi ini memberikan bukti kuat bahwa pendekatan nasional yang mengintegrasikan:
Jika tren positif ini terus berlanjut, Skotlandia berpotensi menjadi salah satu negara pertama di dunia yang mencapai target WHO dalam mengurangi insiden HCV pada PWID—sebuah tonggak penting dalam upaya eliminasi hepatitis secara global.
Reference
McDonald SA et al. Estimating incidence rates of primary infection and reinfection with hepatitis C virus among people who inject drugs in Scotland: a model-based analysis of repeated cross-sectional survey data. Lancet Reg Health. 2025; DOI:10.1016/j.lanepe.2025.101505.
Artikel asli: HCV Incidence Falls as Scotland Nears WHO Target
Tautan asli: https://www.emjreviews.com/microbiology-infectious-diseases/news/hcv-incidence-falls-as-scotland-nears-who-target/