Lewati ke konten utama
[email protected] | (021) 2123-0242, (021) 2123-0243
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Kembali ke Blog
Blog 16 September 2026 6 kali dilihat

Obesitas saat Memulai ART Dapat Berkaitan dengan Risiko Klinis Jangka Panjang pada Orang dengan HIV

Cari Topik Serupa
Obesitas saat Memulai ART Dapat Berkaitan dengan Risiko Klinis Jangka Panjang pada Orang dengan HIV

Obesitas saat Memulai ART Dapat Berkaitan dengan Risiko Klinis Jangka Panjang pada Orang dengan HIV
 

Oleh: Hibah Khaja, PharmD
Tanggal: 16 September 2026

Penilaian risiko metabolik sejak dini dan langkah-langkah pencegahan saat memulai terapi antiretroviral (ART) penting untuk membantu menangani penyakit penyerta terkait usia pada orang yang hidup dengan HIV.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam eClinicalMedicine menemukan bahwa obesitas pada saat memulai ART dapat berkaitan dengan luaran klinis jangka panjang yang kurang baik pada orang yang hidup dengan HIV. Namun, setelah memperhitungkan berbagai faktor lain, hubungan pada analisis utama belum mencapai signifikansi statistik.
Obesitas semakin menjadi perhatian dalam perawatan orang yang hidup dengan HIV. Kelebihan jaringan lemak tubuh atau adipositas berkaitan dengan penyakit kardiovaskular, beberapa jenis kanker, dan kematian pada populasi umum.
HIV dan obesitas juga dapat secara terpisah berkontribusi terhadap peradangan kronis dan gangguan fungsi sistem kekebalan. Namun, belum diketahui secara pasti apakah obesitas yang telah ada saat ART dimulai berhubungan dengan kejadian klinis utama di kemudian hari pada orang yang hidup dengan HIV.


Para peneliti melakukan studi kohort prospektif menggunakan data dari Italian Cohort Naive Antiretrovirals Foundation Study (ICONA). Analisis ini mencakup orang dewasa yang belum pernah menerima ART (ART-naive) dan menjalani perawatan di 96 lokasi di Italia antara Januari 1997 hingga Juli 2025.
Peserta yang memenuhi syarat memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 18,5 kg/m² serta tidak memiliki riwayat AIDS, penyakit kardiovaskular, atau kanker ketika memulai ART.
Peserta dikelompokkan berdasarkan status obesitas saat memulai ART:

  • Obesitas: IMT ≥30 kg/m²
  • Tidak obesitas: IMT 18,5–29,9 kg/m²

Luaran utama penelitian adalah gabungan dari kejadian penyakit kardiovaskular pertama, diagnosis kanker, atau kematian.


Analisis menggunakan model regresi Cox dengan memperhitungkan sejumlah faktor perancu, termasuk karakteristik demografis, faktor terkait HIV, koinfeksi hepatitis, kebiasaan merokok, diabetes, tingkat pendidikan, dan status pekerjaan. Para peneliti juga menilai apakah hubungan tersebut berbeda menurut usia atau jenis kelamin saat lahir.
Sebanyak 11.652 orang yang hidup dengan HIV dimasukkan dalam analisis akhir. Usia median peserta adalah 38 tahun, dengan rentang antarkuartil (interquartile range/IQR) 31–46 tahun, dan 20,7% peserta adalah perempuan.
Saat memulai ART, 647 peserta (5,6%) mengalami obesitas dan 11.005 peserta (94,4%) tidak mengalami obesitas. Dari kelompok tanpa obesitas, 8.157 orang memiliki berat badan normal dan 2.848 orang mengalami kelebihan berat badan.
Peserta dengan obesitas cenderung lebih tua dibandingkan peserta tanpa obesitas, dengan median usia 41 tahun dibandingkan 38 tahun (P