[email protected] | (021) 2123-0242, (021) 2123-0243
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Peringatan HIV bagi Perempuan Usia Lanjut Seiring Meningkatnya Infeksi

01 Desember 2025, 110 kali dilihat Blog

Peringatan HIV bagi Perempuan Usia Lanjut Seiring Meningkatnya Infeksi
 

Oleh: BBC News, Jonathan Morrell – 1 Desember 2025

Perempuan berusia 50 hingga 60 tahun didorong untuk lebih mempraktikkan seks aman menyusul meningkatnya jumlah kasus baru HIV pada kelompok heteroseksual.
Menjelang peringatan Hari AIDS Sedunia, para aktivis menyatakan bahwa perempuan dalam kelompok usia ini menghadapi risiko lebih tinggi tertular HIV, terutama karena sebagian dari mereka tidak lagi menggunakan kondom.
Blue Sky Trust, sebuah organisasi amal kesehatan seksual yang beroperasi di wilayah Inggris Timur Laut dan Cumbria, menyebutkan bahwa mereka melihat peningkatan jumlah perempuan usia lanjut yang datang untuk mencari dukungan. Sementara itu, sebuah komite parlemen mencatat adanya kenaikan jumlah perempuan dari berbagai kelompok usia yang tertular HIV melalui hubungan seksual dengan laki-laki.
Anggota organisasi tersebut juga aktif memanfaatkan media sosial untuk melawan misinformasi dan meningkatkan kesadaran tentang cara hidup aman dengan HIV.
Sebuah laporan terbaru dari Komite Perempuan dan Kesetaraan Dewan Perwakilan Rakyat Inggris menggambarkan peningkatan jumlah perempuan heteroseksual dari semua usia yang tertular HIV sebagai sesuatu yang “mengkhawatirkan”. Komite tersebut mencatat bahwa dibandingkan tahun 2019, jumlah diagnosis baru pada tahun 2024 meningkat 26% pada perempuan yang terpapar melalui hubungan seksual dengan laki-laki.


Laporan tersebut merekomendasikan “perluasan program tes HIV dengan sistem opt-out” di fasilitas-fasilitas seperti pusat kesehatan perempuan, serta “kampanye yang dipimpin secara lokal” yang menargetkan kelompok berisiko, termasuk “komunitas Afrika dan Asia berkulit hitam”.
Julieanne Mitchell dari Blue Sky Trust menjelaskan bahwa perempuan yang berada dalam masa perimenopause atau menopause juga merupakan kelompok berisiko, karena banyak dari mereka “merasa tidak lagi bisa hamil” sehingga melakukan hubungan seksual tanpa perlindungan.
Ia mengimbau agar perempuan tetap memikirkan risiko penyakit dan infeksi menular seksual, termasuk HIV, serta tetap menggunakan kondom.
Kemajuan pengobatan HIV kini memungkinkan orang yang hidup dengan HIV menjalani kehidupan yang sehat dan normal. Hal ini sangat berbeda dengan situasi pada tahun 1980-an dan 1990-an, ketika infeksi HIV sering kali berakibat fatal. Obat-obatan antiretroviral dapat menekan jumlah virus hingga tidak terdeteksi dan mencegah penularan, sebuah konsep yang dikenal sebagai U=U (Undetectable = Untransmittable / Tidak Terdeteksi = Tidak Menular).
Namun demikian, Blue Sky Trust menegaskan bahwa stigma terhadap HIV masih kuat. Mereka masih mendengar anggapan keliru bahwa HIV dapat menular melalui berbagi peralatan makan atau dudukan toilet.


Padahal, pada kenyataannya, HIV paling sering menular melalui hubungan seksual tanpa perlindungan.
Nigel Bullock, seorang anggota yayasan yang berbasis di Newcastle, mengaku terkejut dengan respons positif setelah ia mengunggah konten di media sosial untuk melawan misinformasi tentang HIV.
“Saya duduk dan menulis unggahan panjang sekitar pukul delapan malam di hari Sabtu, lalu mempostingnya di Facebook dan Instagram,” katanya.
“Saya pikir akan mengeceknya keesokan paginya dan menanggapi jika ada reaksi.
Yang mengejutkan saya, tidak ada ujaran kebencian, tidak ada komentar negatif, dan tidak ada satu pun yang membuat saya merasa buruk.
Responsnya justru sangat positif—orang-orang belajar, dan banyak yang mengajukan pertanyaan.”


Artikel asli: HIV warning to older women as infections increase
Tautan: https://www.bbc.com/news/articles/cx2ew12zg75o