Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

Jawaban

Umur ODHA bisa diprediksi?

Pertanyaan

Saya baru saja terdiagnosa dgn AIDS dgn level cd4 yg sgt rendah. Sekarang saya sdg menunggu hasil dari tes viral load saya yg pertama. Yg menjadi pertanyaan saya,

1. Apa betul umur ODHA dapat diprediksi secara klinis?

2. Jika betul, dgn tolak ukur apa? And how accurate?

thx ya spiritia, this website ROCKS...!!!!!!!

 
Jawaban

Oleh: Babé (16 Agustus 2006)

Terima kasih atas komentar mengenai website kami. Jangan ragu kasih tahu kami kalau ada usulan untuk menyempurnakan...

Kebanyakan pakar HIV di negara maju menganggap bahwa jangka hidup Odha yang mulai terapi saat ini dapat sama dengan orang lain, walaupun mulai terapi dengan CD4 yang sangat rendah. Tetapi - pasti ada beberapa tetapi!

1. Kita harus sangat patuh terhadap terapi antiretroviral setelah mulai - lebih dari 95 persen (berarti tidak lupa lebih dari 1-2 dosis per bulan). Hal ini berarti kita membutuhkan dukungan dan semangat dari keluarga atau teman atau kelompok dukungan (atau lebih baik, semuanya).

2. Dokter yang menatalaksanakan terapi harus cukup terlatih, berpengetahuan dan berpengalaman - dan kita harus nyaman bekerja sama dengan dokter itu.

3. Kita sendiri harus siap belajar mengenai penyakit kita, serta mengendalikan kehidupan dan kesehatan dirinya sendiri. Hal ini termasuk hidup positif - makan teratur, tidur teratur, olahraga, dan menghindari rokok dan zat lain. Sebaliknya, jangan lupa have fun! (Stres berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh)

4. Coba menghindari penularan dengan TB. Coba baca halaman mengenai koinfeksi HIV dan TB di halaman Informasi CST Umum.

5. Infeksi hepatitis virus secara kronis dapat mempengaruhi. Soalnya semakin banyak Odha di Indonesia terinfeksi hepatitis, karena virus ini menular dengan cara yang serupa dengan HIV. Sebaiknya kita tes hepatitis B, dan kalau dibutuhkan (dan kita mampu!), mempertimbangkan pengobatan terhadapnya. Ada pengobatan untuk hepatitis C, tetapi sangat mahal, efek samping berat, dan keberhasilan cenderung rendah. Kita harus sadar bawah semakin banyak Odha meninggal karena kegagalan hati, bukan karena AIDS.

6. Ada sedikit keraguan akibat efek samping jangka panjang dari beberapa obat yang dipakai saat ini, terutama yang mempengaruhi metabolisme sel. Efek ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, dan ini menekankan pentingnya kita hidup secara sehat.

Obat yang dipakai secara baku di Indonesia saat ini jauh lebih nyaman dipakai dibandingkan ARV yang tersedia pada awal sepuluh tahun yang lalu - lebih mudah dipakai (paling dua kali dan enam pil sehari) dengan efek samping yang jauh lebih ringan. Namun sepuluh tahun lagi akan ada yang lebih nyaman dan aman lagi, jadi yang penting kita menjaga kesehatan dengan obat yang ada saat ini sehingga kita dapat hidup untuk menikmati obat yang lebih nyaman pada masa depan.

Apakah sudah dapat semua buku kecil Spiritia? Jangan ragu minta, kami kirim gratis!

 

Kalau ada pertanyaan atau komentar mengenai jawaban ini, silakan kirim pertanyaan lanjutan atau komentar

Semua informasi yang tercantum pada halaman ini sekadar untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Sebelum melaksanakan suatu pengobatan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.