Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

Pedoman Inggris mengenai pengobatan HIV pada kehamilan memberikan lampu hijau untuk efavirenz Logo Acrobat Unduh versi PDF
Oleh: Keith Alcorn Tgl. laporan: 17 Februari 2012

Rancangan pedoman pengelolaan infeksi HIV pada perempuan hamil merekomendasikan bahwa pengobatan dengan efavirenz tidak harus lagi dihindari pada perempuan hamil atau pada perempuan yang ingin memiliki bayi.

Sebelumnya, perempuan hamil dan perempuan yang berencana untuk hamil tidak dianjurkan untuk menggunakan pengobatan dengan efavirenz. Hal ini disebabkan karena risiko teoritis dari cacat lahir jika janin terpajan dengan obat tersebut pada trimester pertama dari kehamilan.

Namun setelah peninjauan yang ketat dari bukti-bukti yang ada, panel pedoman British HIV Association (BHIVA) menyimpulkan bahwa “data yang ada tidak cukup untuk mendukung posisi sebelumnya untuk menghindari penggunaan efavirenz dan kami merekomendasikan bahwa efavirenz dapat diteruskan atau mulai digunakan pada kehamilan.”

Perempuan yang hamil saat menggunakan rejimen yang mengandung efavirenz harus terus menggunakannya, dan perempuan yang menggunakan rejimen ART lain harus terus menggunakannya meskipun tidak mengandung AZT, panel tersebut merekomendasikan.

Pedoman WHO mengenai terapi antiretroviral untuk pencegahan penularan dari ibu ke bayi di negara terbatas sumber daya merekomendasikan penggunaan efavirenz selama kehamilan pada tahun 2009, namun pedoman AS yang diperbarui pada 2001 merekomendasikan untuk menghindari penggunaan obat tersebut selama trimester pertama kehamilan.

Rekomendasi pokok dari pedoman tersebut:

Cara persalinan

Profilaksis bayi

Pemberian makan bayi

Artikel asli: UK guidelines on treatment of HIV in pregnancy give green light to efavirenz

Edit terakhir: 17 Maret 2012