| Merokok terkait dengan risiko yang lebih tinggi dari kanker non AIDS dan kanker dubur pada laki-laki dengan HIV | Unduh versi PDF |
| Oleh: Liz Highleyman, hivandhepatitis.com | Tgl. laporan: 5 Oktober 2010 |
Tiga kanker yang terdefinisi AIDS adalah sarkoma Kaposi (KS), limfoma non Hodgkin (NHL), dan kanker serviks invasif. Meskipun kelainan sel dubur (displasia, neoplasia, dan lesi intraepitel skuamosa) dan kanker dubur disebabkan oleh virus human papilloma (HPV) risiko tinggi yang sama yang menyebabkan kanker serviks, kelainan tersebut tidak secara resmi diklasifikasikan sebagai ‘terkait dengan AIDS’.
Angelike Liappis dan rekan melakukan studi tingkat kanker di antara laki-laki HIV positif yang dirawat di Washington, DC, Veterans Affairs Medical Center (VAMC). Sebanyak 200 peserta disurvei secara prospektif tentang penggunaan tembakau selama 6 bulan.
Data klinis – termasuk informasi mengenai sejarah merokok dicatat oleh dokter – dikumpulkan dari sistem komputerisasi rekam medis VistaCPRS di VAMC. Para peneliti mengaitkan penggunaan tembakau dengan kanker non AIDS secara keseluruhan, kanker dubur, dan displasia dubur, atau kondisi abnormal dan berpotensi menyebabkan perubahan sel pra kanker.
Hasil
Hanya 49% peserta memiliki catatan mengenai kebiasaan merokok mereka yang disebutkan dalam catatan medis elektronik mereka.
Para peneliti menghitung bahwa penggunaan tembakau di antara 54% dari pasien yang diskrining mungkin telah terlewati oleh penyedia layanan kesehatan dengan menggunakan catatan medis elektronik sendiri.
“Pada pasien yang disurvei, kami memperbaiki dokumentasi penggunaan tembakau sebanyak 40% dan mampu membedakan lebih lanjut sebagai pengguna aktif,” kata para peneliti.
Ketika skrining untuk kelainan sel dubur, mereka merekomendasikan, “penyedia perawatan HIV harus berusaha untuk mendokumentasikan sejarah merokok dan faktor risiko akibat rokok, terutama penggunaan aktif, di samping risiko seksual dan adanya patologi HPV yang terkait.”
Afiliasi peneliti: VA Medical Center, Washington, DC; George Washington University, Washington, DC.
Ringkasan: Smoking Linked to Higher Risk of Non-AIDS Malignancies and Anal Cancer in Men with HIV
Sumber: AP Liappis, H Cohen-Blair, CA Reisen, and others. Identification of Tobacco Use in HIV-Infected Patients: The Added Role in Screening for Malignancy and Anal Dysplasia. 50th Interscience Conference on Antimicrobial Agents and Chemotherapy (ICAAC 2010). Boston, September 12-15, 2010. Abstract H-224.
Edit terakhir: 25 Oktober 2010