Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

Tanggapan yang kurang untuk vaksin hepatitis B meramalkan perkembangan penyakit HIV Logo Acrobat Unduh versi PDF
Oleh: Liz Highleyman, hivandhepatitis.com Tgl. laporan: 12 Maret 2010

Michael Landrum dan rekan mengevaluasi hubungan antara tanggapan vaksin virus hepatitis B (HBV) dan perkembangan menjadi AIDS klinis atau kematian di antara peserta dalam U.S. Military HIV Natural History Study.

Tanggapan untuk vaksinasi lebih besar pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat, termasuk beberapa faktor yang dikenal untuk memprediksi perkembangan AIDS, seperti jumlah sel CD4 yang lebih tinggi, para peneliti mencatat hal ini sebagai latar belakang. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang HIV positif dengan defisiensi imun lanjutan cenderung kurang menanggapi terhadap vaksin hepatitis B, menghasilkan jumlah antibodi anti-HBV yang cukup.

Studi ini memasukkan 626 peserta HIV positif yang dilihat pada 7 fasilitas kesehatan militer yang telah menerima vaksinasi hepatitis B setelah diagnosis HIV. Sekitar 90% peserta adalah laki-laki dan rata-rata berusia lebih dari 30 tahun.

Berdasarkan tes antigen permukaan hepatitis B (anti-HBs) yang dilakukan 3-9 bulan setelah dosis vaksin terakhir, 217 (35%) responden dianggap merupakan penanggap vaksin (> 10 IU/L), sedangkan 409 non responden. Peserta diikuti dari tanggal dosis vaksin terakhir sampai mereka mengembangkan AIDS, meninggal, atau melakukan kunjungan klinik terakhir mereka.

Hasil

Dibandingkan dengan non penanggap, para penanggap vaksin memiliki:

Berdasarkan temuan ini, para peneliti menyimpulkan, “Respon terhadap vaksin HBV setelah imunisasi selama infeksi HIV mungkin merupakan prediktor independen yang berguna untuk memprediksikan perkembangan penyakit klinis terkait HIV, dan dapat memberikan penilaian fungsional terhadap fungsi kekebalan pada orang tersebut.”

Hal ini juga menunjukkan bahwa tanggapan terhadap vaksin HBV dapat membantu mengidentifikasi individu yang tidak diobati yang lebih berisiko terhadap perkembangan penyakit meskipun memiliki jumlah CD4 >350. Selanjutnya, orang-orang tersebut akan mendapatkan manfaat dari terapi ARV yang lebih dini.

Uniformed Services Univ of the Health Sciences, Bethesda, MD; San Antonio Military Med Ctr, Fort Sam Houston, TX; Univ of Minnesota, Minneapolis, MN; Naval Med Ctr, San Diego, CA; Walter Reed Army Med Ctr, Washington, DC; National Naval Med Ctr, Bethesda, MD; Walter Reed Army Institute of Research, Rockville, MD; Univ of Texas Health Science Ctr at San Antonio, TX.

Ringkasan: Poor Response to Hepatitis B Vaccine Predicts HIV Disease Progression

Sumber: M Landrum, K Huppler Hullsiek, N Crum-Cianflone (IDCRP HIV Working Group). Hepatitis B Vaccine Response Predicts Progression to Clinical AIDS or Death. 17th Conference on Retroviruses & Opportunistic Infections (CROI 2010). San Francisco. February 16-19, 2010. (Abstract 625).

Edit terakhir: 8 April 2010