| Odha dengan HBV, HCV atau faktor risiko lain memiliki penyebaran fibrosis yang serupa dengan populasi umum | Unduh versi PDF |
| Oleh: Liz Highleyman, hivandhepatitis.com | Tgl. laporan: 7 Agustus 2009 |
Sudah terkenal bahwa fibrosis hati umum pada Odha yang koinfeksi dengan virus hepatitis B (HBV) atau virus hepatitis C (HCV). Penelitian menunjukkan bahwa koinfeksi dikaitkan dengan peningkatan pengembangan fibrosis. Namun, prevalensi dan tingkat keparahan fibrosis hati di antara orang HIV-positif tanpa HBV atau HCV serta faktor lain yang diketahui sebagai risiko penyakit hati, belum diteliti secara luas.
Dalam penelitian ini, para peneliti Italia menilai secara prospektif fibrosis hati pada pasien HIV-positif tanpa penyebab penyakit hati yang pasti dan memeriksa faktor yang mungkin mempengaruhi kegiatan penyakit hati.
Fibrosis hati dinilai dengan memakai transient elastography (FibroScan), metode tanpa bedah yang memakai gelombang suara untuk mengukur “pengerasan” hati (dinyatakan dalam kilopascal, atau kPa). Para peneliti mengamati secara berturut-turut pasien HIV-positif yang tidak memiliki bukti penyebab penyakit hati yang mengunjungi kliniknya di Florence antara September 2007 dan Desember 2008.
Sejumlah 175 pasien dilibatkan, sebagian besar (85%) laki-laki dengan usia rata-rata 45 tahun. Sebagian besar (87%) menerima kombinasi terapi antiretroviral (dengan jangka waktu rata-rata 6,3 tahun), jumlah CD4 rata-rata adalah 417, dan 65% memiliki viral load < 50. Rata-rata tingkat ALT adalah 31 dan AST 27, serta 21% memiliki sindrom metabolisme (berdasarkan kriteria NCEP).
Hasil FibroScan dijelaskan berdasarkan skor Metavir, memperkirakan ketiadaan atau fibrosis ringan (skor F0-F1) apabila pengerasan hati < 7,1kPa, dan fibrosis atau sirosis (F2-F4) apabila pengerasan hati > 7,1 Pa. Faktor klinis, biokimia, dan perilaku dikaitkan dengan pengerasan hati berdasarkan analisis univariat dan multivariat.
Hasil
Berdasarkan temuan tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa pasien HIV-positif tanpa penyebab penyakit hati yang jelas menunjukkan penyebaran fibrosis hati yang tidak berbeda dengan masyarakat umum sebagaimana dijelaskan dalam kepustakaan medis.
Sumber: N Marino and F Mazzotta. Liver fibrosis assessment in a cohort of HIV positive patients without overt cause of liver disease. 5th International AIDS Society Conference on HIV Pathogenesis, Treatment, and Prevention (IAS 2009). July 19-22, 2009. Cape Town, South Africa. Abstract WePeB221.
Edit terakhir: 4 September 2009