| Penurunan harga ARV lini pertama, ke-2 secara bermakna berkat kesepakatan antara UNITAID dan Clinton Foundation | Unduh versi PDF |
| Oleh: Michael Carter, aidmap.com | Tgl. laporan: 17 April 2009 |
Pengobatan HIV (terapi antiretroviral/ART) dengan hanya satu pil, sekali sehari, akan tersedia di negara lebih miskin dengan harga 210 dolar AS per pasien, per tahun. Hal itu berkat kesepakatan yang diumumkan oleh UNITAID dan Clinton HIV/AIDS Initiative.
Harga PI yang dikuatkan sebagai ART lini kedua juga akan turun secara bermakna menjadi 590 dolar AS per pasien per tahun.
Kesepakatan itu dibuat oleh UNITAID dan Clinton Initiative dengan produsen obat generik untuk segera menerapkan pemotongan harga itu.
Berkat kesepakatan itu maka ada 17% penurunan harga pada ART lini kedua yang paling terjangkau yaitu 3TC, tenofovir dan lopinavir/ritonavir untuk negara termiskin di dunia.
Lopinavir/ritonavir yang tahan iklim panas akan tersedia dengan harga tertinggi 470 dolar per pasien per tahun. Harga atazanavir versi generik dan ritonavir yang tahan iklim panas diharapkan dapat lebih murah lagi.
Proyek yang didukung UNITAID di 42 negara lebih miskin akan mendapatkan keuntungan dari penurunan harga ART lini kedua ini. Obat itu juga akan tersedia untuk lebih dari 70 negara berkembang yang merupakan anggota Procurement Consortium Clinton HIV/AIDS Initiative, serta akan diperluas untuk peserta skema Voluntary Pooled Procurement dari Global Fund.
ART lini pertama yang lebih dapat ditahan dan lebih nyaman juga akan lebih terjangkau berkat kesepakatan harga baru tersebut. Pil tunggal kombinasi 3TC, tenofovir dan efavirenz yang dipakai sekali sehari akan tersedia dengan harga 210 dolar per pasien per tahun. Harga itu dibandingkan dengan harga maksimal 89 dolar per tahun kombinasi d4T, 3TC dan nevirapine dosis tetap, yang dipakai dua kali sehari. Itu menunjukkan 30% penurunan dari harga yang disepakati oleh UNITAID dan Clinton Initiative pada 2008, dan lebih dari sepertiga lebih rendah dibandingkan harga rata-rata kombinasi 3TC, tenofovir dan efavirenz di negara berpenghasilan rendah.
Kesepakatan terakhir antara UNITAID dan Clinton Initiative akan menurunkan harga 41 ARV orang dewasa dan anak. Harga baru rata-rata 16% lebih rendah dibandingkan harga terendah pada 2008. Sejak 2007 kesepakatan UNITAID dan Clinton telah membantu menurunkan kurang lebih 62% harga ART lini pertama untuk negara termiskin di dunia yang paling terdampak oleh HIV. Penurunan harga ART lini kedua diharapkan akan menghemat 100 juta dolar per tahun.
Artikel asli: Significant reductions in price of first- and second-line HIV treatment thanks to UNITAID and Clinton deal
Edit terakhir: 16 Mei 2009