| Odha perempuan lebih berisiko terhadap patah tulang | Unduh versi PDF |
| Oleh: aidsmeds.com | Tgl. laporan: 28 Desember 2007 |
Odha perempuan menghadapi risiko patah tulang yang lebih tinggi dibandingkan perempuan HIV-negatif, walaupun mempunyai kepadatan mineral tulang yang sama. Hal ini dikatakan oleh penulis penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Osteoporosis International.
Jerilynn Prior, MD, Profesor Endokrinologi di Universitas British Columbia di Vancouver, Kanada, dan rekan membandingkan rekam medis 138 Odha perempuan dengan rekam medis 402 perempuan HIV-negatif. Kedua kelompok adalah serupa dalam hal usia, kepadatan mineral tulang, riwayat osteoporosis dalam keluarga, pemakaian kalsium dan faktor lain yang diketahui mempengaruhi kesehatan tulang.
Dua puluh enam persen Odha perempuan mempunyai riwayat kerentanan terhadap patah tulang – patah tulang yang dapat terjadi akibat jatuh dari ketinggian saat berdiri atau lebih rendah – dibandingkan dengan hanya 17 persen perempuan HIV-negatif. Hasil ini bermakna secara statistik yang berarti bahwa perbedaannya adalah terlalu besar untuk terjadi secara kebetulan.
Tim Dr. Prior berpendapat bahwa perbedaan tingkat patah tulang, walaupuan kepadatan mineral tulang adalah sama, mungkin karena dampak infeksi HIV terhadap tulang yang tidak tampak pada pengukuran kesehatan tulang yang baku.
Ringkasan: HIV-Positive Women Have Higher Risk of Bone Fractures
Sumber: Prior J et al. (2007) Fragility fractures and bone mineral density in HIV positive women: a case–control population-based study. Osteoporos Int 18: 1345–1353
Edit terakhir: 14 Januari 2008