| Protein kunci melumpuhkan kemampuan sistem kekebalan untuk melawan HIV | Unduh versi PDF |
| Oleh: POZ | Tgl. laporan: 3 Oktober 2007 |
Para peneliti dari Partners AIDS Research Center di Rumah Sakit Umum Massachusetts, AS mengumumkan bahwa mereka menemukan mekanisme yang menekan sistem kekebalan untuk mengendalikan HIV. Temuan ini mungkin menghasilkan sasaran baru dalam pengobatan HIV.
Tim peneliti, dipimpin oleh Bruce Walker, MD, menyelidiki peran protein yang disebut CTLA-4, diketahui sebagai penekan kegiatan sistem kekebalan. Mereka menemukan tingkat CTLA-4 yang relatif tinggi pada sel CD4 yang seharusnya menanggapi HIV secara khusus pada orang yang terinfeksi virus tersebut. Tingkat tertinggi pada orang dengan penyakit HIV lebih lanjut dan terendah pada orang yang dikenal sebagai “pengendali elit,” yang sistem kekebalannya mempunyai kemampuan alami untuk tetap mengendalikan virus.
Sebagai perhatian khusus, pengobatan antiretroviral (ARV) hanya berdampak kecil terhadap tingkat CTLA-4. Bahkan apabila pengobatan menghasilkan penurunan viral load, tingkat CTLA-4 adalah minimal dan lamban terjadinya. Dr. Walker mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mensahihkan temuan ini, tetapi bahwa “memahami mengapa sistem kekebalan gagal mengendalikan HIV adalah penting untuk pengembangan vaksin dan terapi baru.”
Artikel asli: Key Protein Blunts Immune System’s Power to Fight HIV
Edit terakhir: 11 November 2007