| Penggunaan metamfetamin dikaitkan dengan CD4 lebih rendah pada Odha | Unduh versi PDF |
| Oleh: Liz Highleyman, hivandhepatitis.com | Tgl. laporan: 31 Juli 2007 |
Pejabat kesehatan masyarakat prihatin bahwa penggunaan metamfetamin kristal (shabu) dapat memicu perilaku seksual berisiko tinggi yang mengarah pada penularan HIV. Tetapi dampak narkoba ini terhadap fungsi kekebalan dan kelanjutan penyakit HIV belum dipahami dengan baik.
Pada konferensi IAS keempat di Sydney, Australia, para peneliti mengkaji data dari sebuah penelitian percobaan untuk menggambarkan parameter penyakit HIV terkait dengan penggunaan metamfetamin dalam penelitian pengamatan di San Francisco, AS.
Analisis ini melibatkan 28 Odha dewasa yang dirawat di klinik HIV. Penggunaan metamfetamin dalam 72 jam sebelumnya dinilai dengan tes urin dan laporan yang bersangkutan. Para peneliti mengukur resistansi terhadap obat HIV, kemampuan virus untuk bereplikasi, tropisme virus (memakai koreseptor CCR5 atau CXCR4), dan tanda klinis.
Hasil
Kesimpulan
“Dalam penelitian kami [orang yang baru memakai metamfetamin] mempunyai jumlah CD4 yang lebih rendah, dampak yang tidak tergantung pada viral load,” para peneliti menyimpulkan. “Kami mendeteksi perbedaan dalam kerentanan terhadap obat dan kecenderungan menuju pada viral load yang lebih tinggi, tropisme ganda/gabungan, dan kemampuan bereplikasi yang lebih rendah [orang yang baru memakai metamfetamin].”
Mereka menambahkan bahwa, “Walau dimungkinkan bahwa Odha pengguna metamfetamin mungkin menunda ART untuk jangka waktu yang lebih lama dengan akibat jumlah CD4 yang lebih rendah, penelitian tambahan diperlukan untuk memastikan apakah penggunaan metamfetamin dapat mempengaruhi tingkat CD4.”
Ringkasan: Methamphetamine Use Associated with Lower CD4 Cell Counts in People with HIV
Sumber: J Barbour, S Philip, A Cohen, and others. Methamphetamine using HIV-1+ adults have lower CD4+ T cell counts than HIV-1+ adults who do not use Methamphetamines. 4th International AIDS Society Conference on HIV Pathogenesis, Treatment and Prevention. Sydney, Australia, July 22-25, 2007. Abstract MOPEB095.
Edit terakhir: 31 Agustus 2007