Nama Spiritia

Baru saja tahu terinfeksi HIV? Klik di sini...

Versi telepon genggam

Lembaran Informasi 532 Diperbarui 9 Desember 2014

Klaritromisin

Logo Acrobat Unduh versi PDF

Apa Klaritromisin Itu?

Klaritromisin (clarithromycin) adalah obat antibiotik. Antibiotik melawan infeksi yang disebabkan bakteri. Klaritromisin ini juga dipakai untuk melawan beberapa infeksi oportunistik (IO) pada Odha.

Mengapa Odha Memakai Klaritromisin?

Klaritromisin dipakai untuk infeksi bakteri yang ringan dan sedang. Obat ini berhasil melawan beberapa jenis bakteri yang berbeda, terutama klamidia, hemofilius dan streptokokus. Bakteri ini dapat menginfeksikan kulit, hidung, tenggorokan, dan paru. Infeksi ini dapat menular melalui hubungan seks dan menyebabkan penyakit pada alat kelamin.

Banyak kuman hidup di tubuh kita atau umum dalam lingkungan kita. Sistem kekebalan yang sehat dapat menyerang atau mengendalikan infeksi yang disebabkan oleh kuman tersebut. Namun, infeksi HIV dapat merusak sistem kekebalan. Infeksi yang mengambil manfaat dari kerusakan pertahanan kekebalan tubuh dikenal sebagai “infeksi oportunistik.” Orang dengan penyakit HIV tahap lanjut dapat mengalami infeksi oportunistik. Lihat Lembaran Informasi (LI) 500 untuk informasi lebih lanjut tentang IO. Beberapa orang dengan jumlah CD4 yang sangat rendah (di bawah 50) memakai klaritromisin untuk mencegah infeksi. Lihat LI 124 untuk informasi lebih lanjut mengenai sel CD4.

Salah satu IO pada Odha adalah MAC. Ini singkatan untuk mycobacterium avium complex. Lihat LI 510 untuk informasi tentang MAC. Odha dengan jumlah CD4 di bawah 50 dapat mengembangkan MAC.

Klaritromisin sering dipakai dengan antibiotik lain untuk mengobati MAC. Obat ini juga dapat dipakai untuk mencegah MAC. Jika jumlah CD4 kita di bawah 50, sebaiknya kita bicara dengan dokter tentang penggunaan klaritromisin.

Beberapa orang alergi pada klaritromisin dan antibiotik sejenis. Katakan pada dokter jika kita alergi terhadap klaritromisin atau antibiotik lain.

Bagaimana dengan Resistansi terhadap Obat?

Jika kita memakai obat resep apa pun, kita harus menghabiskan semua pil yang diresepkan. Banyak orang berhenti memakai obat jika mereka merasa lebih baik. Ini bukan langkah yang baik. Jika sebuah obat tidak mematikan semua kuman, kuman tersebut dapat berubah (bermutasi) sehingga mereka bisa kebal (resistan). Bila kuman menjadi resistan terhadap satu atau beberapa obat, obat tersebut tidak akan berhasil lagi di tubuh kita.

Misalnya, jika kita memakai klaritromisin untuk melawan MAC, dan kita lupakan terlalu banyak dosis, kuman MAC di tubuh kita dapat menjadi resistan pada klaritromisin. Jika ini terjadi, kita harus memakai obat lain untuk melawan MAC.

Bagaimana Klaritromisin Dipakai?

Klaritromisin tersedia dalam tablet dengan mengandung 250mg dan 500mg klaritromisin. Klaritromisin juga tersedia dalam bentuk biji butir untuk membuat bentuk sirop. Takaran klaritromisin dan lama penggunaannya tergantung pada jenis infeksi.

Takaran yang dipakai untuk mencegah infeksi MAC adalah 500mg setiap 12 jam. Pengobatan diteruskan selama jumlah CD4 cukup rendah untuk memungkinkan pengembangan MAC. Bila jumlah CD4 kita naik ke atas 100 selama 3-6 bulan, dokter mungkin mengusulkan untuk berhenti penggunaan klaritromisin.

Tablet klaritromisin dapat dipakai dengan atau tanpa makan, kendati memakainya dengan makanan dapat mengurangi gangguan perut. Juga ada versi klaritromisin lepasan lama yang disebut “XL”; obat dilepas dari tablet selama beberapa jam setelah ditelan. Versi ini harus dipakai dengan makan.

Minum secangkir penuh air waktu memakai klaritromisin.

Apa Efek Samping Klaritromisin?

Efek samping klaritromisin yang paling umum adalah dampak pada sistem pencernaan. Ini termasuk diare, mual, rasa panas dalam perut, dan sakit perut. Hanya sangat sedikit orang yang memakai klaritromisin yang mengalami efek samping ini. Namun, sebagian besar obat antiretroviral (ARV) juga menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. Klaritromisin dapat memburukkan masalah ini.

Klaritromisin dapat membebani hati. Dokter kemungkinan akan memantau hasil tes laboratorium kita untuk tanda kerusakan pada hati. Periksa ke dokter jika air seni menjadi gelap atau warna kotoran (air besar) menjadi lebih muda/pucat.

Antibiotik membunuh bakteri ‘baik’ yang diperlukan dalam pencernaan makanan. Kita dapat makan yoghurt atau suplemen (makan tambahan) asidofilus untuk mengganti bakteri tersebut.

Bagaimana Klaritromisin Berinteraksi dengan Obat Lain?

Klaritromisin diuraikan oleh hati. Jadi obat ini dapat berinteraksi dengan obat yang diuraikan oleh hati, termasuk sebagian besar ARV yang dipakai untuk menyerang HIV. Para ilmuwan belum menelitikan semua interaksi yang mungkin – lihat LI 407 untuk informasi lebih lanjut mengenai interaksi. Klaritromisin kemungkinan berinteraksi dengan ARV golongan NNRTI, beberapa obat pengencer darah, obat jantung, obat antisawan (antikonvulsi), dan antibiotik lain. Pastikan dokter mengetahui SEMUA obat, suplemen dan jamu yang kita pakai.

Protease inhibitor ritonavir, lopinavir dan darunavir dapat meningkatkan tingkat klaritromisin dalam aliran darah.

Klaritromisin dapat berpengaruh pada tingkat AZT dalam aliran darah.

Ditinjau 9 Desember 2014 berdasarkan FS 532 The AIDS InfoNet 30  September 2014