| Lembaran Informasi 403 | Diperbarui 1 Maret 2010 |
| Terapi Antiretroviral (ART) | Unduh versi PDF |
Apa Terapi Antiretroviral Itu?
Terapi antiretroviral (ART) berarti mengobati infeksi HIV dengan beberapa obat. Karena HIV adalah retrovirus, obat ini biasa disebut sebagai obat antiretroviral (ARV). ARV tidak membunuh virus itu. Namun, ART dapat memperlambat pertumbuhan virus. Waktu pertumbuhan virus dilambatkan, begitu juga penyakit HIV.
Apa Siklus Hidup HIV Itu?
Ada beberapa langkah dalam siklus hidup HIV (lihat Lembaran Informasi (LI) 400 untuk gambar):
ARV yang Disetujui di AS
Setiap jenis atau ‘golongan’ ARV menyerang HIV dengan cara berbeda. Saat ini ada lima golongan obat disetujui di AS.
Golongan obat anti-HIV pertama adalah nucleoside reverse transcriptase inhibitor atau NRTI, juga disebut analog nukleosida. Obat golongan ini menghambat langkah keempat di atas, yaitu bahan genetik HIV dipakai untuk membuat DNA dari RNA. Obat dalam golongan ini yang disetujui di AS dan masih dibuat adalah:
Golongan obat lain menghambat langkah yang sama dalam siklus hidup HIV, tetapi dengan cara lain. Obat ini disebut non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor atau NNRTI. Empat NNRTI disetujui di AS:
Golongan ketiga ARV adalah protease inhibitor (PI). Obat golongan ini menghambat langkah kesepuluh, yaitu virus baru dipotong menjadi potongan khusus. Sembilan PI disetujui dan masih dibuat di AS:
Golongan ARV keempat adalah entry inhibitor. Obat golongan ini mencegah pemasukan HIV ke dalam sel dengan menghambat langkah kedua dari siklus hidupnya. Dua obat golongan ini sudah disetujui di AS:
Golongan ARV terbaru adalah integrase inhibitor (INI). Obat golongan ini mencegah pemaduan kode genetik HIV dengan kode genetik sel dengan menghambat langkah kelima dari siklus hidupnya. Obat INI pertama adalah:
Bagaimana Obat Ini Dipakai?
Obat ARV umumnya dipakai dalam gabungan dengan tiga atau lebih ARV dari lebih dari satu golongan. Hal ini disebut sebagai terapi kombinasi, atau ART. ART bekerja jauh lebih baik daripada hanya satu ARV sendiri. Cara penggunaan obat ini mencegah munculnya resistansi.
Produsen ARV terus-menerus berupaya untuk membuat obatnya lebih mudah dipakai, dan sudah menggabung dua atau lebih jenis obat dalam satu pil.
Apa Resistansi terhadap Obat Itu?
Waktu HIV menggandakan diri, sebagian dari bibit HIV baru menjadi sedikit berbeda dengan aslinya. Jenis berbeda ini disebut mutan. Kebanyakan mutan langsung mati, tetapi beberapa di antaranya terus menggandakan diri, walaupun kita tetap memakai ART – mutan tersebut ternyata kebal terhadap obat. Jika ini terjadi, obat tidak bekerja lagi. Hal ini disebut sebagai ‘mengembangkan resistansi’ terhadap obat tersebut. Lihat LI 126 untuk informasi lebih lanjut tentang resistansi.
Jika hanya satu jenis ARV dipakai, virus secara mudah mengembangkan resistansi terhadapnya. Oleh karena itu, penggunaan hanya satu jenis ARV (yang disebut monoterapi) tidak dianjurkan. Tetapi jika dua jenis obat dipakai, virus mutan harus unggul terhadap dua obat ini sekaligus. Dan jika tiga jenis obat dipakai, kemungkinan munculnya mutan yang dapat sekaligus unggul terhadap semuanya sangat kecil. Penggunaan kombinasi tiga jenis ARV berarti membutuhkan jauh lebih lama untuk mengembangkan resistansi.
Apakah Obat Ini Dapat Menyembuhkan AIDS?
Saat ini, belum diketahui penyembuh infeksi HIV. ARV mengurangi viral load, yaitu jumlah HIV dalam aliran darah kita. Orang dengan viral load yang lebih rendah tetap sehat lebih lama. Mereka juga kurang mungkin menularkan HIV-nya pada orang lain. Lihat LI 125 untuk informasi lebih lanjut tentang tes viral load.
Viral load beberapa orang menjadi begitu rendah sehingga tidak dapat diukur oleh tes viral load; viral loadnya disebut ‘tidak terdeteksi’. Ini bukan berarti virus hilang, dan tidak berarti orang tersebut ‘sembuh’.
Kapan Sebaiknya Kita Mulai?
Belum ada jawaban yang jelas untuk pertanyaan ini. Sebagian besar dokter akan mempertimbangkan jumlah CD4, dan gejala yang kita alami. ART sebaiknya dimulai sebelum CD4 turun di bawah 350, bila kita hamil, kita membutuhkan terpai untuk virus hepatitis B (HBV), atau kita mempunyai gejala penyakit terkait HIV. Kriteria untuk mulai ditentukan oleh pedoman nasional (lihat LI 404). Keputusan untuk memulai ART sangat penting, dan sebaiknya dibahas dahulu dengan dokter. Untuk informasi lebih lanjut mengenai mulai ART, lihat buku kecil Yayasan Spiritia “Pengobatan untuk AIDS: Ingin Mulai?”
Obat Apa yang Sebaiknya Kita Pakai?
Setiap ARV menimbulkan efek samping (lihat LI 550). Beberapa efek samping ini gawat. Lihat Lembaran Informasi untuk masing-masing obat. Beberapa kombinasi lebih mudah ditahan dibandingkan dengan kombinasi lain, dan beberapa di antaranya tampak lebih berhasil. Setiap orang berbeda, dan kita, bersama dengan dokter, harus memutuskan obat apa yang kita pilih.
Tes viral load dipakai untuk menentukan apakah ART bekerja sebagaimana mestinya. Bila viral load kita tidak menurun, atau menurun tetapi naik kembali, mungkin kita harus mengalih ke kombinasi ARV lain.
Apa yang Selanjutnya?
Obat baru sedang ditelitikan dalam kelima golongan yang ada. Para peneliti juga berupaya mengembangkan golongan obat baru, misalnya obat yang menghambat langkah lain pada siklus hidup HIV, dan obat yang akan memperkuat ketahanan oleh kekebalan tubuh.
Diperbarui 1 Maret 2010 berdasarkan FS 403 The AIDS Infonet 24 April 2009