info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242, (021) 2123-0243
Ikuti kami | Bahasa

Detail Informasi

Jangan Sungkan untuk Mendiskusikan Tentang HIV/AIDS

17 November 2021 Referensi

Meski tak sedikit orang yang punya ketakutan, bahkan yang berlebihan, terhadap penderita HIV/AIDS, jangan sungkan untuk mendiskusikan segala hal mengenai penyakit AIDS atau virushttps://www.klikdokter.com/penyakit/hiv"> style="font-size:10.5pt"> HIV baik dengan penderita maupun dengan orang lain di sekitarnya. Menghindari topik pembicaraan ini justru akan membuat ODHA kikuk, tidak nyaman dengan dirinya sendiri, hingga akhirnya bisa memuncilkan rasa frustasi.

Dengarkanlah pengalamannya dan hindari langsung memberikan respons atau penilaian negatif. Pasalnya, dengan memahami cerita ODHA, Anda semakin tahu apa yang mesti dilakukan untuk mencegah penularan HIV/AIDS.

Selain itu, Anda pun bisa menginspirasi orang lain di luar sana untuk tetap berteman dengan ODHA karena penularan HIV/AIDS antarmanusia tidak “segampang” yang dibayangkan. Butuh adanya transfer cairan tubuh terlebih dulu (seperti kontak langsung darah, ASI, sperma, dan cairan vagina) untuk bisa tertular penyakit mematikan tersebut.

Jangan mudah percaya hoax

Apa pun yang Anda baca lewat internet atau kiriman teman lewat chat mengenai penularan HIV/AIDS atau apa pun yang berkaitan dengan penyakit tersebut, jangan mudah percaya karena beberapa mungkin adalah berita palsu tanpa didukung fakta.

Ketahuilah bahwa virus tersebut sangat mudah mati di luar tubuh manusia. Tak hanya itu, seseorang tak akan tertular kecuali dipicu oleh perilaku seks bebas yang tak terproteksi, serta penggunaan narkotika jarum suntik secara bergantian.

Selain kiat-kiat memberikan dukungan bagi penderita HIV/AIDS yang disebutkan di atas, jangan lupa yang terpenting adalah pastikan ia tahu bahwa Anda akan berusaha sebaik mungkin ada untuknya.

Jangan pernah menghakimi mereka mengenai masa lalu atau menanyakan kenapa mereka bisa mengidap HIV/AIDS, karena tidak semua ODHA mendapatkan penyakit tersebut dari cara hidup yang kurang baik. Dengan begitu, ODHA di mana pun mereka berada akan merasa lebih percaya diri dan semangat dalam meningkatkan kualitas hidupnya.