info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242/43, (021) 2123-0595
Ikuti kami | Bahasa

Detail Informasi

APA AIDS ITU?

24 Januari 2014 Referensi

Apa Artinya ‘AIDS’?

AIDS adalah kependekan dari ‘Acquired Immune Deficiency Syndrome’. Acquired berarti didapat, bukan keturunan. Immune terkait dengan sistem kekebalan tubuh kita. Deficiency berarti kekurangan. Syndrome atau sindrom berarti penyakit dengan kumpulan gejala, bukan gejala tertentu. Jadi AIDS berarti kumpulan gejala akibat kekurangan atau kelemahan sistem kekebalan tubuh yang dibentuk setelah kita lahir.

AIDS disebabkan oleh virus yang disebut HIV atau Human Immunodeficiency Virus. Bila kita terinfeksi HIV, tubuh kita akan mencoba menyerang infeksi. Sistem kekebalan kita akan membuat ‘antibodi’, molekul khusus yang menyerang HIV itu.

Tes darah untuk HIV mencari antibodi tersebut. Jika ditemukan antibodi tersebut di darah kita, berarti kita terinfeksi HIV. Orang yang mempunyai antibodi terhadap HIV disebut ‘HIV-positif’ atau terinfeksi HIV. Lihat Lembaran Informasi (LI) 102 untuk informasi lebih lanjut tentang tes HIV.

Menjadi terinfeksi HIV bukan berarti kita AIDS. Banyak orang terinfeksi HIV tidak menjadi sakit selama bertahuntahun. Semakin lama kita terinfeksi HIV, semakin rusak sistem kekebalan tubuh kita. Virus, parasit, jamur dan bakteri yang biasanya tidak menimbulkan masalah bagi kita dapat menyebabkan penyakit jika sistem kekebalan tubuh rusak. Penyakit ini disebut ‘infeksi oportunistik (IO)’. Lihat LI 500 untuk informasi tentang IO.

Bagaimana Kita Terkena AIDS?

Sebetulnya, kita tidak ‘terkena’ AIDS. Kita mungkin terinfeksi HIV, dan kemudian mengembangkan AIDS. Kita dapat tertular HIV dari seseorang yang sudah terinfeksi, walaupun orang itu tidak kelihatan sakit, bahkan dengan hasil tes HIV yang tidak positif. Darah, cairan vagina, air mani dan air susu ibu seseorang yang terinfeksi HIV mengandung virus yang cukup untuk menularkan orang lain. Sebagian besar orang tertular HIV melalui:

  1. hubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV
  2. penggunaan jarum suntik bergantian dengan orang yang terinfeksi HIV
  3. kelahiran oleh ibu yang terinfeksi, atau disusui oleh perempuan yang terinfeksi HIV

Dulu ada yang tertular HIV melalui ini adalah bagian penting dari sistem transfusi darah yang mengandung HIV kekebalan tubuh. Orang yang sehat (diambil dari seorang yang terinfeksi mempunyai jumlah CD4 antara 500 dan HIV), tetapi sekarang darah PMI di- 1.500. Lihat LI 124 untuk informasi lebih skrining secara sangat hati-hati, dan lanjut tentang sel CD4.

risikonya sangat rendah. Tanpa terapi, jumlah CD4 kita kemung-

Belum ada kasus HIV ditularkan melalui kinan akan terus turun. Kita mungkin air mata atau air ludah. Namun HIV bisa mengalami gejala penyakit HIV, misalnya menular melalui seks oral (hubungan seks demam, keringat malam, diare, atau dengan mulut), bahkan dengan ciuman pembengkakan kelenjar getah bening. dalam. Penularan melalui ciuman dalam Gejala ini bertahan lebih dari beberapa hari, sangat jarang terjadi, kecuali jika ada luka kemungkinan selama beberapa minggu. berat pada mulut, atau gusi berdarah. Bagaimana Kita Tahu Kita AIDS?

Pada 2012, Kemenkes memperkirakan Penyakit HIV menjadi AIDS waktu ada 591.718 orang terinfeksi HIV di In- sistem kekebalan tubuh kita sangat rusak. donesia. Namun pada akhir Maret 2014, Bila jumlah CD4 kita di bawah 200, atau hanya ada 134.053 orang diketahui terin- persentase CD4 (CD4%) di bawah 14%, feksi HIV melalui tes sukarela. Pada kita dianggap AIDS. Bila kita mengalami waktu yang sama, 54.231 orang dilapor- IO tertentu, kita dianggap AIDS. Kemenkan sudah sampai ke stadium AIDS dan kes secara resmi mengeluarkan daftar IO 9.615 diketahui sudah meninggal dunia yang mendefinisikan AIDS. Yang paling akibatnya.                umum adalah:

Apa yang Terjadi Bila Kita             y TB (tuberkulosis), dalam paru atau di

Terinfeksi HIV?                luar paru (LI 515);

Kita mungkin tidak tahu bahwa kita baru y PCP, semacam infeksi paru (LI 512); terinfeksi HIV. Kurang lebih 2-3 minggu y CMV (sitomegalovirus), infeksi yang setelah tertular, beberapa orang meng- biasanya memengaruhi mata (LI 501); dan alami gejala mirip flu: demam, sakit y Kandidiasis, infeksi jamur dalam mulut kepala, otot dan sendi yang sakit, sakit atau vagina (LI 516). perut, kelenjar getah bening yang beng- Gejala lain terkait AIDS termasuk kak, atau ruam pada kulit selama satu atau kehilangan berat badan yang berlebihan, dua minggu. Gejala ini biasanya hilang dan masalah kesehatan lain. Jika tidak tanpa diobati. Kebanyakan orang merasa diobati, IO dapat gawat. ini memang flu. Beberapa orang tidak AIDS berbeda untuk setiap Odha. Ada mengalami gejala apa pun. Lihat LI 103 orang yang sampai ke AIDS beberapa untuk informasi lebih lanjut tentang tahap bulan setelah terinfeksi, tetapi kebanyakan awal infeksi HIV. dapat hidup cukup sehat selama bertahun-

Virus akan menggandakan diri dalam tahun, bahkan setelah AIDS. Sebagian tubuh kita untuk beberapa minggu atau kecil Odha tetap sehat bertahun-tahun bahkan bulan sebelum sistem kekebalan bahkan tanpa memakai terapi antitubuh kita menanggapinya. Selama masa retroviral (ART).

ini, hasil tes HIV tetap negatif (yang Apakah Ada Obat Penyembuh kadang dilaporkan sebagai ‘non-reaktif’), AIDS?

walaupun kita sudah terinfeksi dan bisa Walaupun ada dua kasus orang yang menularkan orang lain. disembuhkan, saat ini belum ada cara

Setelah menanggapi virus, sistem keke- yang aman untuk menyembuhkan HIV balan tubuh mulai membuat antibodi. (lihat LI 485). Belum ada cara untuk Setelah dibuat cukup banyak antibodi, memberantas HIV dari tubuh kita. ART hasil tes HIV akan menjadi positif atau dapat menekan penggandaan virus dengan ‘reaktif’. Setelah gejala mirip flu (jika akibat kerusakan pada sistem kekebalan terjadi), kita akan tetap sehat selama ber- tubuh dihentikan dan dipulihkan. Kita tahun-tahun – beberapa orang tidak dapat kembali tetap sehat, asal kita mengalami gejala selama sepuluh tahun memakai ART secara patuh. atau lebih. Namun selama masa tanpa Obat lain dapat mencegah atau menggejala ini, HIV terus merusak sistem obati IO. ART juga mengurangi timbulnya kekebalan tubuh kita. IO. Namun masih ada beberapa IO yang

Satu cara untuk mengukur kerusakan          sulit diobati.

pada sistem kekebalan tubuh adalah

dengan menghitung jumlah sel CD4. Sel     Diperbarui 1 September 2014 berdasarkan FS 101

The AIDS InfoNet 24 Januari 2014

 

Diterbitkan oleh Yayasan Spiritia, Jl. Johar Baru Utara V No. 17, Jakarta 10560. Tel: (021) 422-5163/8 E-mail: info@spiritia.or.id Situs web: http://spiritia.or.id/

Semua informasi ini sekadar untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Sebelum melaksanakan suatu pengobatan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Seri Lembaran Informasi ini berdasarkan terbitan The AIDS InfoNet. Lihat http:// www.aidsinfonet.org