info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242, (021) 2123-0243
Ikuti kami | Bahasa

Detail Informasi

HEPATITIS

26 Agustus 2013 Infreksi Opotunistik

Apa Hepatitis Itu?

Hepatitis berarti radang atau pembengkakan hati. Hepatitis bisa disebabkan oleh virus, alkohol, narkoba, obat (termasuk obat yang diresepkan), atau racun. Penyebab lainnya adalah infeksi oportunistik (IO) seperti MAC (lihat Lembaran Informasi (LI) 510) atau CMV (lihat LI 501).

Hepatitis merupakan penyakit yang sangat umum. Penyakit ini dapat terjadi bahkan pada orang yang sistem kekebalannya sehat. Hepatitis juga bisa mengakibatkan parutan hati (sirosis), dan kegagalan fungsi hati yang bisa mematikan.

Banyak kasus hepatitis tidak diobati karena tidak ada gejala atau gejala dikira diakibatkan hanya oleh serangan flu biasa. Gejala hepatitis yang paling umum adalah nafsu makan hilang, kelelahan, demam, pegal sekujur tubuh, mual dan muntah serta nyeri pada perut. Beberapa orang mungkin mengalami air seni yang menjadi berwarna gelap, buang air besar berwarna pucat, dan kulit serta mata menguning (disebut ikterus atau jaundice).

Dokter akan memeriksa darah kita untuk melihat apakah hati kita bekerja secara normal. Tes fungsi hati tersebut mencakup pengukuran tingkat bahan kimia tertentu, misalnya bilirubin, AST dan ALT (dulu SGOT dan SGPT). Tingkat zat ini yang tinggi dalam darah mungkin menandai hepatitis. Lihat LI 135 untuk informasi lebih lanjut mengenai tes fungsi hati. Tes darah juga dapat dipakai untuk mencari virus penyebab hepatitis. Tes hepatitis virus dianjurkan untuk semua Odha. Adakalanya contoh sel hati diambil dengan memakai jarum (biopsi – lihat LI 672) dan diperiksa untuk menemukan tanda infeksi.

Hepatitis Virus

Para ilmuwan mengetahui lima virus yang bisa menyebabkan hepatitis. Ini disebut virus hepatitis A, B, C, D dan E, atau HAV, HBV, dan seterusnya. Lebih dari 90% kasus hepatitis disebabkan HAV, HBV dan HCV.

Hepatitis virus dapat akut atau kronis. Akut berarti penyakit hanya bertahan selama beberapa minggu atau bulan. Kemudian infeksi diberantas dari tubuh. Kita dapat merasa sakit selama beberapa minggu. Hepatitis kronis berarti hati kita mungkin sudah terkena radang selama enam bulan atau lebih. Hepatitis kronis menetap di tubuh kita; kita dapat menulari orang lain, dan penyakit kita dapat disetujui di AS untuk mengobati HBV. menjadi aktif lagi. LI 506 memberi informasi lebih lanjut

HAV dan HEV merupakan penyakit mengenai obat untuk HCV. Ada beberapa akut dan tidak pernah menjadi kronis. obat baru yang sedang dikembangkan Keduanya menular melalui kontak dengan untuk mengobati HCV. tinja, baik secara langsung atau pun Tipe Hepatitis Lain melalui makanan yang tersentuh oleh Hepatitis yang disebabkan oleh alkohol, tangan yang tercemar. narkoba, obat, atau pun racun mengaki-

HBV merupakan virus hepatitis yang batkan gejala yang sama seperti hepatitis paling umum. Infeksi ini bisa ditularkan virus. Tugas hati adalah untuk mengdari ibu-ke-bayi, melalui hubungan seks, uraikan zat yang terdapat dalam darah, dan atau kontak dengan darah yang terinfeksi. beban dapat menjadi terlalu berat. Secara global, kurang lebih 10% Odha Beberapa obat yang dipakai untuk memejuga terinfeksi (koinfeksi) HBV. Odha rangi HIV atau pun penyakit terkait AIDS lebih mungkin mengembangkan HBV dapat mengakibatkan hepatitis. Begitu kronis. HBV lebih berat pada Odha, tetapi juga dengan parasetamol/asetaminofen beberapa obat antiretroviral (ARV) – 3TC, (nama merek antara lain Bodrex dan Panatenofovir, FTC – juga menyerang HBV. dol), obat penawar nyeri yang umum. Untuk informasi lebih lanjut, lihat buku Pengobatan yang paling baik untuk tipe kecil Spiritia “ Hepatitis Virus & HIV”. hepatitis ini adalah menghentikan peng-

HCV biasanya ditularkan melalui gunaan alkohol, narkoba atau obat yang kontak langsung dengan darah, umumnya mengganggu hati.

melalui penggunaan jarum atau alat suntik Jika hepatitis disebabkan oleh IO terkait lain secara bergantian. Walau jarang, HCV AIDS maka IO itu harus ditangani agar juga dapat menular melalui hubungan hati dapat pulih.

seks tanpa kondom, terutama antara laki- Masalah Pengobatan laki yang berhubungan seks dengan laki- Hati harus berfungsi dengan baik agar laki. Kurang lebih 75-85% orang terin- dapat menguraikan sebagian besar obat. feksi HCV mengembangkan penyakit Obat yang tidak menyebabkan gangguan kronis. HCV dapat sangat ringan atau apa pun pada waktu hati kita sehat dapat sama sekali tidak menunjukkan gejala, membuat kita sakit berat bila kita mengtetapi pada kurang lebih 20% orang dapat alami hepatitis. Ini juga berlaku untuk menyebabkan kerusakan hati yang berat alkohol, aspirin, jamu-jamuan, dan pada kurun waktu 15-50 tahun. Infeksi narkoba. Pastikan dokter tahu SEMUA

HIV memburukkan penyakit HCV. Lihat obat, suplemen dan jamu yang kita LI 506 untuk informasi lebih lanjut pakai..

mengenai HCV.                                                         Beberapa obat yang dipakai untuk

HDV hanya muncul pada orang dengan mengobati hepatitis berinteraksi dengan HBV. Penyakit pada orang yang terinfeksi ARV. Dokter kita harus memperhatikan HDV menjadi lebih berat dibandingkan semua obat yang kita pakai.

orang yang hanya terinfeksi HBV.                Pendekatan Alternatif

Cara terbaik untuk mencegah infeksi Dua jenis jamu tampaknya dapat mevirus hepatitis adalah dengan menjaga nolong jenis hepatitis apa pun. Pertama kebersihan dan menghindari hubungan adalah licorice (Glycyrrhiza glabra), langsung dengan darah. Kita mungkin sering kali diminum dalam bentuk kapsul tidak mengetahui apakah orang lain atau sebagai teh. Sedangkan yang lain terinfeksi. Kondom dapat membantu men- adalah ‘widuri susu’ (milk thistle – cegah penularan HBV dan HCV. Selain Silybum marianum, lihat LI 735), dipakai itu, ada vaksin yang dapat melindungi dalam bentuk sari pati atau teh. Bicaralah terhadap HAV dan HBV, walau kita sudah dengan dokter atau ahli jamu yang terpajan. Vaksin ini mungkin kurang berpengalaman sebelum memakai kedua efektif pada orang dengan jumlah CD4 di jenis jamu tersebut.

bawah 350.                                                           Beberapa produsen memasarkan yang

Belum ada pengobatan yang efektif disebut ‘hepatoprotektor’, yaitu gabungan untuk HAV dan HEV, tapi kedua penya- beberapa jamu – lihat LI 760. Belum ada kit ini biasanya cepat sembuh. Interferon bukti bahwa hepatoprotektor efektif pegilasi dan tiga ARV – 3TC, FTC dan terhadap hepatitis virus. tenofovir – membantu mengobati HBV dan HDV. Adefovir dipivoxil (Hepsera)

Ditinjau 8 Mei 2014 berdasarkan FS 506 The AIDS InfoNet 26 Agustus 2013 Diterbitkan oleh Yayasan Spiritia, Jl. Johar Baru Utara V No. 17, Jakarta 10560. Tel: (021) 422-5163/8 E-mail: info@spiritia.or.id Situs web: http://spiritia.or.id/

Semua informasi ini sekadar untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Sebelum melaksanakan suatu pengobatan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Seri Lembaran Informasi ini berdasarkan terbitan The AIDS InfoNet. Lihat http:// www.aidsinfonet.org