MERAWAT ODHA DI RUMAH - 11

Bagian 11 – Anak yang AIDS

Anak kecil perlu digendong, diajak bermain, dicium, dipeluk, diberi makan, dan dininabobokan supaya tidur. Saat tumbuh, anak-anak perlu bermain, mempunyai teman, dan pergi ke sekolah, sama halnya seperti anak lain. Anak dengan HIV adalah anak-anak juga, dan harus diperlakukan sama seperti anak-anak lain dalam keluarga.

Anak dengan AIDS memerlukan perawatan yang sama seperti orang dewasa dengan AIDS, tetapi ada beberapa hal tambahan yang perlu kita perhatikan.

Anak AIDS
  • Perhatikan semua perubahan yang terjadi pada kesehatan atau tingkah laku anak. Jika kita melihat ada hal-hal yang tidak biasa pada anak, beri tahu dokter. Untuk anak AIDS, masalah kecil dapat dengan sangat cepat menjadi masalah besar. Perhatikan kalau-kalau ada masalah dalam pernapasan, demam, susah tidur yang tidak biasa, diare, atau perubahan nafsu makan. Bicarakan dengan dokter anak tentang hal-hal lain yang harus diawasi dan kapan harus dilaporkan.
  • Bicarakan dengan dokter sebelum anak diimunisasi (termasuk vaksin polio oral) atau disuntik vaksin ulang. Beberapa vaksin dapat menyebabkan anak menjadi sakit. Tidak seorang anak pun dengan HIV, atau siapa saja yang serumah dengannya, boleh memakai vaksin polio oral.
  • Mainan yang diisi kapuk dan berbulu lembut dapat menyimpan kotoran dan menyembunyikan kuman-kuman yang dapat menyebabkan anak sakit. Lebih baik mainan plastik dan yang dapat dicuci. Jika anak mempunyai mainan yang diisi kapuk, sering-seringlah mencucinya dengan mesin pencuci sebersih mungkin.
  • Jauhkan anak dari tempat kotoran hewan dan kotak pasir yang pernah dipakai hewan peliharaan atau hewan lain.
  • Tanyakan pada dokter anak, apa yang harus dilakukan terhadap hewan peliharaan yang ada di rumah.
  • Usahakan agar anak terhindar dari infeksi penyakit menular, terutama cacar air. Jika anak dengan infeksi HIV dekat dengan orang yang terkena cacar air, segera beri tahu dokter anak. Cacar air dapat menyebabkan kematian pada anak AIDS.
  • Setiap luka atau goresan harus segera diperban dengan baik setelah dicuci dengan sabun dan air hangat. Pakailah sarung tangan jika anak mengalami pendarahan.

Sangat sulit merawat anak yang sakit apalagi bagi orang yang mencintai anak tersebut. Kita akan membutuhkan pertolongan dan dukungan emosional. Kita tidak sendiri. Ada orang lain yang dapat membantu kita menghadapi hal ini.

Merawat Odha di Rumah: Bagian 12 – Perubahan Gejala

Merawat Odha di Rumah: Bagian 1 – Pengantar