info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242/43, (021) 2123-0595
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Tanggapan terhadap ART dan kelanjutan hidup Odha di Asia yang koinfeksi HIV/HCV dan HIV/HBV

16 Februari 2019, 39 kali dilihat Berita

Karena jalur penularan yang bersamaan, banyak Odha terinfeksi virus hepatitis B (HBV) dan hepatitis C (HCV) secara bersamaan (koinfeksi).

Sebuah penelitian yang disampaikan pada Konferensi AIDS Internasional ke 16 di Toronto menyelidiki tingkat infeksi bersamaan serta dampaknya terhadap terapi antiretroviral (ART) dan kelanjutan hidup Odha di Asia.

Peneliti dari Taiwan menganalisis data 2979 pasien yang diambil dari The TREAT Asia HIV Observational Database (TAHOD), dengan peserta dari 15 klinik di wilayah Asia-Pasifik.

Hasil:

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, para peneliti menulis, “Tidak ada perbedaan yang berarti dalam hal tanggapan immunologi dan virologi terhadap antiretroviral [terapi kombinasi] yang terlihat di antara pasien dengan atau tanpa hepatitis. Secara menyeluruh kelanjutan hidup para pasien koinfeksi juga serupa.

Ringkasan: Response to Antiretroviral Therapy and Survival in HIV/HCV and HIV/HBV Coinfected Patients in Asia

Sumber: J Zhou, G Dore, Y-M A Chen, and others. Hepatitis B and C virus coinfection among patients with HIV in treat Asia HIV observational database. XVI International AIDS Conference. Toronto, August 13-18, 2006. Abstract TUAB0302.