info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242/43, (021) 2123-0595
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Pelayanan Belum Adil

16 Februari 2019, 47 kali dilihat Berita

Sistem pelayanan kesehatan dinilai masih jauh dari kemanusiaan dan keadilan. Pelayanan kesehatan untuk peningkatan kualitas hidup manusia belum bisa diakses dan dirasakan secara merata dan mudah oleh kalangan masyarakat tidak mampu, baik di perkotaan maupun pedesaan.

Persoalan diskriminasi pelayanan terhadap masyarakat tidak mampu itu terungkap dalam refleksi akhir tahun yang digelar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Jakarta, Kamis (28/12).

Hasbullah Thabrany dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia mengatakan, pelayanan kesehatan yang sebenarnya harus menjadi cita-cita bersama adalah memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya, terlepas dari status sosial ekonominya. Menurut dia, program asuransi kesehatan untuk masyarakat miskin (askeskin) yang diberikan pemerintah sebenarnya bisa dikatakan merupakan upaya awal keadilan.

Hasbullah mengingatkan supaya pemerintah daerah yang hendak menjadikan RS sebagai badan layanan umum (BLU) tidak boleh salah kaprah. “BLU hanyalah alat fleksibilitas manajemen uang dan lain-lain, tidak melepaskan tanggung jawab pemerintah dalam pelayanan kesehatan masyarakat yang bisa terjangkau,” ujarnya.

Syahrul Aminullah, Ketua Badan Khusus Pengembangan Keanggotaan IAKMI, mengatakan bahwa pembangunan sektor kesehatan belum menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal itu tercermin bukan saja dari minimnya alokasi dana kesehatan, tetapi juga lemahnya sumber daya manusia bidang kesehatan yang ada. (eln)

URL: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0612/30/humaniora/3209326.htm