info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242/43, (021) 2123-0595
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Vitamin D mungkin mencegah infeksi TB

19 Juli 2019, 143 kali dilihat Berita

Vitamin D mungkin membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi TB dengan cara menggiatkan sebuah protein pembunuh bakteri. Hal ini dilaporkan pada jurnal Science edisi 23 Februari. Menurut Robert Modlin – kepala dermatologi di David Geffen School of Medicine di University of California-Los Angeles – sistem kekebalan tubuh dapat merangsang sel darah putih untuk mengubah vitamin D menjadi bentuk yang dipakai untuk membuat sebuah protein yang melawan bakteri TB.

Para peneliti juga menemukan bahwa orang kulit hitam - yang mempunyai risiko lebih tinggi terhadap infeksi TB dan sering mengembangkan penyakit yang lebih berat – mempunyai tingkat vitamin D yang lebih rendah dalam darahnya. Modlin menambahakan bahwa melanin, pigmen yang membuat kulit lebih gelap, mengurangi pembuatan vitamin D pada orang kulit hitam karena senyawa tersebut menyerap cahaya ultraviolet matahari, dan vitamin D terutama dibuat oleh pajanan pada cahaya matahari.

Para peneliti menemukan bahwa sel yang diambil dari serum darah orang kulit hitam membuat 63 persen lebih sedikit protein pembunuh bakteri dibandingkan sel yang diambil dari orang kulit putih. Menurut Modlin, sel tersebut meningkatkan pembuatan protein tersebut ketika para peneliti menambahkan vitamin D pada pembiakan.

Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk meyakinkan apakah minum suplemen vitamin D dapat memberikan hasil serupa, kata Modlin. Dia juga menambahkan bahwa para peneliti sedang menyelidiki efek vitamin D pada sistem kekebalan tubuh.

Ringkasan: Vitamin D Might Prevent TB Infection, Study Says

Sumber: The Kaiser Daily HIV/AIDS Report