info@spiritia.or.id | (021) 2123-0242/43, (021) 2123-0595
Ikuti kami | Bahasa

Detail Blog

Pencegahan Positif

01 Juni 2020, 2270 kali dilihat Index

Apa yang Dimaksud dengan ‘Pencegahan Positif’?

Hampir tidak ada satu pun orang yang terinfeksi HIV yang ingin orang lain mengalami nasib yang sama. Hampir semuanya ingin supaya virus yang ada di tubuh dirinya sendiri tidak menular pada orang lain, baik pasangannya, temannya atau bayinya. Pada dasarnya, pencegahan positif bertujuan untuk memotong rantai penularan HIV dan meningkatkan mutu hidup Odha.

Pencegahan positif didukung oleh banyak pihak di seluruh dunia, baik oleh organisasi Odha maupun oleh organisasi pemerintah dan LSM yang bekerja di bidang AIDS. Namun belum ada kesepakatan yang luas mengenai definisi pencegahan positif. Nampaknya setiap orang, komunitas maupun negara bisa membuat definisi sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sendiri. Dengan demikian, inti pemahaman pencegahan positif diartikan sebagai upaya menyatukan pencegahan, pengobatan, dukungan dan perawatan agar kesehatan dan mutu hidup Odha menjadi lebih baik.

Pemahaman Pencegahan Positif

Peserta lokakarya dilakukan di Jakarta pada September 2011 mengusulkan pemahaman pencegahan positif sebagai berikut:

  1. nbsp;  Pencegahan positif seharusnya merupakan strategi untuk mempromosikan tanggung jawab bersama untuk menghindari/mencegah penularan HIV.
  2. nbsp;  Pencegahan positif merupakan peningkatan mutu hidup dan kesadaran dalam berperilaku positif.
  3. nbsp;  Pencegahan positif merupakan kemampuan komunitas untuk meningkatkan nilai-nilai positif dalam melakukan semua aspek kehidupan.
  4. nbsp;  Istilah yang diusulkan adalah: Pemberdayaan Positif; Pencegahan yang sehat; dan Perubahan Positif dan Kesadaran positif.

Upaya sosialisasi pedoman pencegahan positif di Yogyakarta pada Oktober 2012 memperoleh masukkan untuk definisi pencegahan positif dengan memperhatikan beberapa unsur antara lain:

Definisi Pencegahan Positif

Dari semua masukkan ini muncul definisi yang berikut:

Pencegahan positif adalah upaya-upaya pemberdayaan Odha yang bertujuan untuk meningkatkan harga diri, kepercayaan diri dan kemampuan serta diimplementasikan di dalam suatu kerangka etis yang menghargai hak dan kebutuhan Odha dan pasangannya.

Tiga Pilar Pencegahan Positif

  1. nbsp;  Bagaimana meningkatkan mutu hidup Odha.
  2. nbsp;  Menjaga diri untuk tidak tertular HIV maupun infeksi lain dari orang lain.
  3. nbsp;  Menjaga diri untuk tidak menularkan HIV kepada orang lain.

Prinsip Panduan Umum Pencegahan Positif

Garis Dasar

Tujuan utama pencegahan positif adalah untuk meningkatkan mutu hidup Odha dan memotong rantai penularan HIV. Pencegahan positif bukan program, yang hanya dilakukan untuk waktu tertentu, melainkan prakarsa atau asas yang harus mendasari semua tindakan kita. Walaupun kadang prakarsa ini dianggap kontroversial, diharapkan kita dapat mendukung upaya ini, dan membahas pencegahan dalam kelompok kita.

Diperbarui 22 Januari 2015 berdasarkan Pedoman dan Modul Pencegahan Positif, April 2012