Sahabat Senandika adalah newsletter bulanan Yayasan Spiritia, yang membahas masalah terkait perawatan, dukungan dan pengobatan untuk Odha di Indonesia.
Berikut adalah isi utama dari masing-masing terbitan, yang dapat diunduh dalam versi PDF dengan klik ke link.
Pertemuan Odha Propinsi Kalimantan Barat II
ART berdenyut tidak meningkatkan mutu hidup
Bakteri Salmonela berbahaya bagi Odha
Pejabat PNG membahas strategi untuk menggabungkan layanan HIV/AIDS ke dalam sistem pertanian
PI meningkatkan risiko penyakit jantung dan NNRTI menurunkannya
Pelatihan Pembentukan Kelompok Dukungan Sebaya
HIV dan malaria penyebab penting terhadap kematian ibu
Manfaat memulai ART dengan CD4 lebih tinggi
Penggunaan narkoba oleh Odha beresiko terhadap kelainan jantung tanpa gejala
Bakteri baik mengurangi tingkat viral load pada vagina
Pertemuan Nasional Kelompok Penggagas II
KOMITMEN CIAWI
Mengindahkan nasihat yang sudah tidak asing lagi dapat memperpanjang hidup beberapa tahun
Protein penghambat HIV ditemukan dalam sel dendritik
Biksu, pendeta, ulama mengadakan pertemuan AIDS lintas agama
Obat TB baru mungkin tersedia dalam lima tahun mendatang
Informasi terkini tentang unsur ARV yang dipakai sebagai PPP terhadap pajanan HIV di tempat kerja
11th Bangkok Symposium on HIV Medicine
Minyak ikan plus fenofibrat baik untuk trigliserid tinggi
Steatosis hati adalah umum pada Odha, walau tidak mempunyai koinfeksi HCV
Viral load selama kehamilan: kian rendah kian baik
New Trends in Management of HIV/AIDS
Kepatuhan terhadap ART dikaitkan dengan melek kesehatan
Obat herpes juga melawan HIV
Laporan Kunjungan ke Jawa Timur
Pertemuan Ohidha Nasional I
Deklarasi “Pontianak”
Kebanggaan nasional melawan akal sehat
Kombinasi obat baru ‘mempercepat pemulihan TB’
Laporan Evaluasi tahunan Yayasan Spiritia 22-25 Oktober 2007
Faktor resiko metadon diluar program pengobatan
Beralih ke Nevirapine aman untuk yang berpengalaman dengan pengobatan dan CD4 tinggi
Harapan vaksin Hepatitis C
Vaksin Pneumokokus manjur pada Odha
Kotak obat dikaitkan dengan kepatuhan lebih tinggi terhadap ART dan penekanan virus
Menyelamatkan bayi: Sebuah kemenangan di Afrika
Laporan Pelatihan Pendidik Pengobatan Lanjutan
Morbiditas dan mortalitas tinggi pada Odha perempuan setelah bedah sesar
Vaksinasi MMR ulang aman dan efektif pada anak yang berhasil memakai ART
Viral load dibawah 50 harus menjadi tujuan semua pasien
Kongres Nasional Odha dan Ohidha II 2007
40 persen kasus AIDS baru adalah ibu rumah tangga
Ketahanan hidup membaik diantara Odha IDU; ARV bukan satu-satunya faktor
PrPP dan penjadwalan hubungan seks mengurangi risiko terkait dengan pembuahan alami
Pelatihan Advokasi
Melibatkan komunitas dalam tanggapan AIDS nasional
Tes dan pengobatan TB harus dikaitkan dengan program pencegahan HIV
Hubungan antara diabetes dan ARV lebih berdampak di rangkaian terbatas sumber daya
Pelatihan Pendidik Pengobatan Pontianak, 3-7 Juni 2007
HIV dalam ASI terbunuh oleh pemanasan secara kilat
Hampir separuh orang di wilayah terpencil Indonesia tidak sadar mengenai HIV/AIDS
Pertemuan Odha Wilayah Jawa II. Salatiga, 6-10 Mei 2007
Kemanjuran obat baru mengherankan pakar AIDS
Membimbing menelan pil menolong terapi HIV untuk anak
WHO jelaskan cara penerapan penurunan takaran d4T
Pelatihan Pembentukan Kelompok Dukungan Sebaya, Solo, 12-16 April 2007
Pemberian susu formula dikaitkan dengan diare di Botswana
Kanker paru secara agresif menyerang Odha
Dua obat baru memberi pilihan untuk melawan HIV
Pelatihan Peningkatan Kapasitas KDS se-Jakarta dan sekitarnya. Jakarta, 6-7 Maret 2007
Tembakau, polusi di dalam ruangan dapat meningkatkan resiko TB
Selenium mengurangi load HIV dan meningkatkan CD4
Laporan Pertemuan Nasional HIV/AIDS, 3-8 Febuari 2007
Pasien HIV Positif pulih dengan baik pasca bedah
Harapan untuk penyembuhan AIDS tetap ada
Obat AIDS yang baru menunjukkan hasil yang ‘menakjubkan’
Laporan 10th Bangkok Symposium on HIV Medicine, 17-19 Januari 2007
Pengobatan antiherpes mengurangi viral load HIV dalam darah dan kelamin perempuan yang tidak memakai ART
Suplemen Seng tidak memperbaiki diare terkait HIV pada orang dewasa
Pelatihan Pendidik Pengobatan Jogjakarta, 3-9 Desember 2006
WHO keluarkan pedoman baru untuk diagnosis TB BTA- dan luar paru untuk rangkaian tersebar-luas HIV
Pertemuan Konsultasi untuk Perpaduan Layanan Pencegahan dan Pengelolaan Infeksi Menular Seksual HIV/AIDS ke dalam Layanan Reproduktif dan Kesehatan Ibu dan Anak; Pertemuan Kelompok Kerja PBB untuk PMTCT se-Asia Pasifik ke-6
GIPA Workshop, Bali, 11-14 November 2006
Kaitan antara ARV dan kusta
Laporan Konferensi ASHM ke-18, Melbourne, Australia
Apakah Sindrom Pemulihan Kekebalan Mendorong TB Aktif pada Pasien yang
Memakai ART?
Cara berlangganan Senandika dan Sahabat Senandika
Pertemuan Nasional Kelompok Dukungan Sebaya III
Peluncuran UNITAID
Definisi WHO kasus HIV untuk surveilans
Apakah Bedah Sesar Dibutuhkan untuk PMTCT pada Zaman ART?
ARV untuk perempuan hamil dan PMTCT
Usulan WHO untuk mentoring klinis
Konferensi AIDS Internasional XVI
Revisi pada Pedoman WHO tentang ART untuk Dewasa
Pedoman WHO tentang ART untuk Anak
Pedoman untuk profilaksis kotrimoksazol
Inter-country Consultation Meeting ASEAN Task Force on HIV/AIDS (ATFOA)
Merokok dapat mengurangi manfaat ART
Interaksi Obat-Obat antara ART, Obat yang Dipakai dalam Pengobatan untuk Penggunaan Zat, & Narkoba
Terapi Tiga NRTI Dapat Menyelamatkan Jiwa di Negara Berkembang
United Nations General Assembly Special Session on HIV/AIDS
Pelatihan Keterampilan Pembentukan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS)
Usulan AS tentang TDF/ddI/NNRTI & LPV/r
Terapi Berdenyut: Penelitian FOTO
Suplemen Vitamin A tidak mengurangi penularan HIV dari ibu-ke-bayi
Apakah Bedah Sesar Pilihan Benar-Benar Dibutuhkan untuk PMTCT dalam Era ART?
Profilaksis kotrimoksazol sangat efektif terhadap malaria
Vaksin Terapeutik HIV Menimbulkan Harapan
Kehilangan antibodi HIV tidak menandai pemberantasan HIV, bahkan setelah dua tahun
Vitamin D Mungkin Mencegah Infeksi TB
Laporan Singkat: Simposium Bangkok Pengobatan HIV ke-9 (2)
Teh Hijau Hambat Progresifitas HIV
Kandidiasis Oral Waktu Pakai ART Tandai Kegagalan Kekebalan
Laporan Singkat: Simposium Bangkok Pengobatan HIV ke-9 (1)
Suplemen Multivitamin Menunda Lajunya Penyakit HIV
Sifilis Meningkatkan Viral Load dan Menurunkan Jumlah CD4
Nevirapine dan rifampisin dapat dipakai bersama secara aman
Interaksi Malaria dan HIV dan Implikasinya pada Kebijakan Kesehatan Masyarakat
Kandidiasis Oral Waktu Pakai ART Tandai Kegagalan Kekebalan
Risiko Diabetes Tinggi pada Laki-Laki yang Memakai ART
Pemberdayaan Odha Tanpa Memperdayakan (2)
Terapi TB dengan Rifampisin Tidak Mengurangi Respon terhadap NNRTI
Nilai Normal SGPT/SGOT
Pemberdayaan Odha Tanpa Memperdayakan (1)
Kongres Nasional Odha I
HIV-1 Kehilangan Kemampuan Selama 15 Tahun Terakhir
Pisang-penyembuh berbagai penyakit
Antasid dan Obat Antiretroviral
Persalinan melalui Vagina yang Direncanakan Aman untuk Odha
Perempuan dengan Viral Load Tidak Terdeteksi
Limfosit total, anemia, menambah gejala untuk menentukan siap membutuhkan pengobatan di Thailand
Mungkin Takaran Nevirapine Lebih Tinggi Bermanfaat untuk Anak
Resistansi Nevirapine terkait Penularan HIV dari Ibu-ke-Bayi
Estimasi biaya kesehatan reproduksi bagi Odha
Angka Penularan HIV dari Ibu-ke-Bayi yang Sangat Rendah Mungkin Terdapat di Afrika
Stadium Klinis Pediatrik WHO
Efavirenz Berisiko pada Janin
Koinfeksi HIV/Malaria Meningkatkan Viral Load HIV Hampir Dua Kali Lipat
Kejadian Tinggi Sindrom Pemulihan Kekebalan di antara pasien TB
HIV-positif yang Mulai ART di India
Malaria Meningkatkan Viral Load HIV
Profilaksis Kotrimoksazol Mengurangi Risiko Kematian pada Pasien TB
Manfaat Klinis Tes Resistansi terhadap ARV Terbatas
Dilema VCT untuk Bayi
Kebanyakan Anak Berkembang Terus setelah Empat Tahun Penggunaan ART
Pedoman Mengenai Etika dan Akses yang Adil pada Pengobatan dan Perawatan untuk HIV
Penjatahan terapi pasti terjadi, kriteria dibutuhkan
Malaria pada Plasenta Meningkatkan Penularan HIV dari Ibu-ke-Bayi
Kotrimoksazol Mempengaruhi Ketahanan Hidup, Jumlah CD4 dan Viral Load
AZT/3TC Mengurangi Risiko Resistansi terhadap Nevirapine untuk MTCT
Flukonazol Menggandakan Tingkat Nevirapine, Meningkatkan Risiko
Toksisitas Hati
The 4th Annual TreatASIA Network Meeting
Infeksi HIV Meningkatkan Risiko Malaria yang Parah
Deklarasi Bangkok oleh Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS
Efavirenz Dapat Dipakai dengan Dosis Normal Bersama Rifampisin
Infeksi HIV Meningkatkan Risiko Malaria yang Parah
Infeksi HIV yang Tidak Diobati Melaju Lebih Cepat ke AIDS di Thailand
Jus Buah-Buahan Tropis dan Interaksi Obat
Mual: Rasa Ingin Muntah
Peran Bandung Plus Support terhadap ketersediaan obat ARV di Bandung
Kisah Bayi HIV+ yang Menjadi Headline
Pil dan Perjanjian – Kisah Pribadi dari Uganda
Akreditasi Fasilitas Layanan Kesehatan
Peranan Limfosit Total Terbatas?
Mengurangi Dosis d4T Tidak Mengganggu Kemanjuran Anti-HIV-nya
Harapan Cuci Sperma untuk Odha
TB, Kesehatan Masyarakat dan Kebutuhan akan ARV
Informasi Keamanan Nevirapine
Herpes dan Kutil Kelamin Adalah Gejala Paling Umum Sindrom Pemulihan Kembali Kekebalan
Mobilisasi Komunitas Penting untuk Keberhasilan “3 pada 5”
d4T/3TC/nevirapine Pilihan Terbaikuntuk “3 pada 5”
Terapi Antiretroviral Dapat Ditunda Sampai CD4 Menjadi 200
Hindari Rokok dan Alkohol Bila Anda Terinfeksi Hepatitis C
Program Cuci Tangan Sebagai Intervensi Terbaik untuk Menghadapi Diare
Terapi Antiretroviral Efektif untuk Mencegah Penyakit dan Kematian pada Bayi
“Janji Hidup” Pernyataan dan Komitmen Konsultasi antar Pimpinan Gereja-Gereja Lutheran ASIA Tentang HIV/AIDS
Bagaimana Kita Dapat Mencapai Tujuan “3 x 5” di Indonesia?
Dokter HIV di AS Tidak Peduli pada Kesehatan Mental Pasiennya
Jadwal Nevirapine untuk Bayi yang Baru Lahir
Nevirapine: Keraguan tentang Risiko pada Hati di Negara Berkembang
Proses Pengurusan JOY menjadi ber-Badan Hukum
Tentang Nevirapine
Prednison Tidak Mengurangi Risiko Ruam Nevirapine
Sikap adalah Kunci dalam Kepatuhan pada Pengobatan Penelitian
Mengesankan Sikap Apakah yang Sebaiknya Diamati
Jogjakarta Roundtable Meeting
Pelatihan Keterampilan: Kepemimpinan untuk Keberhasilan Program
Pertemuan Ilmiah HIV/AIDS
Laporan Diskusi Sehari tentang Peran Odha dalam Program Pencegahan
Orang HIV-positif Harus Menjadi Sasaran Utama untuk Upaya Pencegahan
HIV Membuat Hepatitis B Lebih Gawat Secara Bermakna
Jangan Ragu Untuk Mulai!!!
Siapa sebaiknya menerima pengobatan AIDS?
Pertemuan Kerja Nasional KPA (Komisi Penanggulangan AIDS)
Harapan Cuci Sperma untuk Odha
Konsultasi Internasional Pemimpin Islam dalam HIV/AIDS ke-2
Ucapan Terima Kasih Executive Director UNAIDS Genewa Kepada Yayasan Spiritia
Rangkuman dari Pertemuan WHO tentang Meningkatkan Perawatan HIV/AIDS termasuk Terapi ARV
Resistansi HIV terhadap AZT Tidak Tentu Berarti HAART Akan Gagal
Nevirapine Generik: Laporan Pengendalian Mutu Menunjukkan Hasil yang Baik
TB dan HIV: Sebuah Kombinasi Gawat di Negara Berkembang
Anak dengan HIV Lebih Kecil dan Ringan daripada Anak Tidak Terinfeksi dari Ibu HIV-positif
Pidato Suzana Murni pada 6th ICAAP Melbourne
Konseling dan Test Sukarela
Angka Kematian AIDS di Thailand Dipotong Separo dengan Terapi Sub-optimal
Angka Pneumosistis Terkait AIDS Meningkatkan di Negara Berkembang
Obat Anti-TB dan HAART Bekerja Sama secara Baik
Jumlah Limfosit Total Alat Murah untuk Menjadwalkan Profilaksis Infeksi Oportunistik
Pertemuan Nasional Odha (PNO) III
Tes Darah Lengkap Dapat Berguna untuk Meramalkan Kadar CD4 < 200
HAART Mungkin Lebih Berhasil pada Perempuan
Perempuan Merangkul Kotak Kenangan
Tetap Hidup Dengan Tegar
Mendanai Pengobatan AIDS
Ketidaksanggupan Membiayai Pengobatan AIDS
Sifilis – Penyamar Pandai
Masalah Kesehatan Mental Dialami oleh 70% Odha
Profil Sahabat Peduli HIV/AIDS
AZT Jangka Sangat Pendek Mengurangi Penularan dari Ibu-ke-Bayi
Pemimpin International AIDS Society Menandai Komitmen yang Agresif terhadap Penjangkauan Pengobatan
Hepatitis C dan Dampknya pada Tanggapan terhadap HAART
Edit terakhir: 19 Mei 2008